Bupati Bandung Dadang Supriatna siap Berkolaborasi, beri Subsidi dan Anggaran Selesaikan Empat Isu

- Admin

Selasa, 21 April 2026 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Dadang Supriatna ,

Bupati Bandung Dadang Supriatna ,

GELIATMEDIA.COM – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyoroti empat isu utama yang menjadi tantangan besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung, yakni banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (20/4/2026).

Dalam sambutannya di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia pun mendorong adanya kolaborasi lintas daerah, mengingat wilayah Kabupaten Bandung yang telah dimekarkan menjadi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat memiliki keterkaitan dalam penyelesaian berbagai persoalan strategis.

Baca Juga :  Kadis DPMD Sukabumi Dampingi Bupati dalam Rakor Gawe Rancage Bersama Gubernur Jabar

Menurutnya, sinergi antar kepala daerah perlu difasilitasi oleh Gubernur Jawa Barat guna mencari solusi bersama, termasuk dalam hal pembiayaan dan dukungan anggaran.

“Kami siap berkolaborasi, termasuk memberikan subsidi dan dukungan anggaran untuk menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah persoalan sampah. Dadang mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung menghasilkan sekitar 1.800 ton sampah per hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Bandung telah menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI, yang ditargetkan dapat menyelesaikan persoalan sampah dalam waktu dekat.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pengelolaan sampah berbasis desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta optimalisasi fasilitas TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).

“Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  puluhan hektar lahan Pertanian di cihaur rusak,warga gagal panen mengakibatkan kerugian

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD Kabupaten Bandung dan DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk bersama-sama menyikapi empat isu lingkungan tersebut secara komprehensif.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI Ahmad Heryawan atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut, Dadang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto serta program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Di sektor tata ruang, Pemkab Bandung saat ini tengah melakukan evaluasi rencana tata ruang wilayah yang telah berjalan selama hampir dua bulan. Evaluasi tersebut mencakup penyesuaian kebijakan, termasuk perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang telah mencapai 87 persen dari target 24.000 hektare lahan.

Baca Juga :  Ratusan Eks Karyawan PT Ricky Putra Globaindo Tbk Mengadu ke Bupati dan KDM, Tuntut Kejelasan Pesangon

“Lahan LP2B harus dilindungi, dan pembangunan dilakukan di luar kawasan tersebut,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi desa-desa yang telah menetapkan Peraturan Desa tentang sawah abadi sebagai bentuk dukungan terhadap penataan ruang berkelanjutan.

Selain itu, kawasan Bandung Selatan seperti Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali (Pacira), Pangalengan, dan Kertasari diarahkan menjadi kawasan konservasi. Pemerintah juga tengah mengkaji pengembangan hunian di kawasan PTPN menjadi homestay guna mendukung sektor pariwisata, serta pemberian insentif bagi buruh tani.

Menutup pernyataannya, Dadang menegaskan komitmen Pemkab Bandung dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai program penghijauan dan pengendalian alih fungsi lahan.

“Penanganan banjir, longsor, dan bencana lainnya tidak terlepas dari alih fungsi lahan yang harus segera dibenahi,” pungkasnya.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Dapur Akibat Selang Gas Bocor, Damkarmat Palabuhanratu Bergerak Cepat Padamkan Api
Milangkala Sunda Wani Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Kondisi Sungai Berubah Drastis, Warga Simpenan Minta Tambang Liar Segera Dihentikan
Perwakilan 51 KK Korban Kebakaran Ciptamulya Dijadwalkan Temui Gubernur Jawa Barat
Resmi Bertugas, AKBP Benny Cahyadi Siap Pimpin Polres Sukabumi
Damkarmat Tangani Operasi Nonkebakaran, Berhasil Lepaskan Anting yang Tersangkut di Telinga Anak
Dugaan Keracunan Menu MBG di Cibadak, Dinkes Temukan Produk Susu Kedaluwarsa
Kelurahan Palabuhanratu Tingkatkan Kapasitas UMKM, Dorong Pelaku Usaha Lebih Inovatif dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Kebakaran Dapur Akibat Selang Gas Bocor, Damkarmat Palabuhanratu Bergerak Cepat Padamkan Api

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Milangkala Sunda Wani Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Kondisi Sungai Berubah Drastis, Warga Simpenan Minta Tambang Liar Segera Dihentikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:46 WIB

Perwakilan 51 KK Korban Kebakaran Ciptamulya Dijadwalkan Temui Gubernur Jawa Barat

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:41 WIB

Resmi Bertugas, AKBP Benny Cahyadi Siap Pimpin Polres Sukabumi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!