Dugaan Keracunan Menu MBG di Cibadak, Dinkes Temukan Produk Susu Kedaluwarsa

- Admin

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

GELIATMEDIA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi mencatat sebanyak 39 siswa dari sebuah sekolah dasar di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, diduga mengalami keracunan makanan. Dalam proses penyelidikan epidemiologi, petugas menemukan salah satu produk susu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melewati masa kedaluwarsa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengatakan jumlah siswa yang diduga terdampak hingga saat ini mencapai 39 orang.

“Terupdate ada 39 anak yang diduga adanya keracunan makanan,” ujar Masykur, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, saat kejadian pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak segera melaporkan insiden tersebut kepada Puskesmas. Penanganan awal justru dilakukan dengan memanggil seorang tenaga kesehatan yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  TPKAD Desa Cimanggu H.Paisal Laksanakan Pengaspalan Jalan Setapak Dusun III Gunakan Anggaran DD Tahun 2024

Menurutnya, Puskesmas Sekarwangi baru memperoleh informasi mengenai kejadian yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB setelah waktu Magrib. Setelah menerima laporan, Puskesmas langsung melakukan pemantauan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan langkah penanganan sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Jadi, pas waktu kejadian itu, tidak langsung menginformasikan kepada Puskesmas. Setelah habis Magrib baru ada informasi. Setelah itu Puskesmas langsung melakukan monitoring ke lapangan dan kami terus berkoordinasi serta menyiapkan penanganan sesuai kapasitas dan kewenangan,” kata Masykur.

Dari hasil pendataan sementara, para siswa mengalami gejala yang umum ditemukan pada kasus keracunan makanan, di antaranya diare, mual, muntah, pusing, lemas, serta keluhan lainnya.

Baca Juga :  Danramil 0622-02/Palabuhanratu Dan Anggota Kembali Laksanakan Bersih-Bersih Pantai Talanca

Satu orang siswa sempat dirujuk ke RSUD Sekarwangi karena mengalami demam saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi siswa tersebut membaik dan diperbolehkan pulang.

Terkait penyebab pasti insiden tersebut, Masykur menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan epidemiologi sehingga belum dapat memastikan sumber keracunan. Meski demikian, tim menemukan adanya produk susu yang masa kedaluwarsanya telah berakhir.

“Ini baru diduga, tetapi hasil penyelidikan epidemiologi kami melalui wawancara dan observasi di lapangan menemukan secara nyata susu yang tanggal kedaluwarsanya sudah lewat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada kemasan susu tersebut tercantum masa kedaluwarsa pada Juni 2026. Artinya, saat disajikan kepada para siswa, produk tersebut telah melewati masa berlaku sekitar satu bulan.

Baca Juga :  Lima Mahasiswa Akper Kebonjati Bandung Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan Stunting

“Di expired date tertera bulan Juni, berarti sudah lewat satu bulan, dan itu masih diberikan,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab dugaan keracunan, Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan dan minuman yang disajikan pada hari kejadian. Sampel tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium dan hasilnya akan menjadi dasar dalam menetapkan penyebab pasti insiden tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Cibadak selaku penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media terkait dugaan keracunan tersebut masih belum memperoleh tanggapan.***

 

 

(Red)

Berita Terkait

Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat
Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara
Pemdes Citarik dan Kecamatan Palabuhanratu Sidak Pembangunan SPBU di Kampung Cilengsi
Karang Taruna Cikakak Gelar Bulan Bakti dan HUT ke-66, Dorong Pemuda Aktif Berkontribusi untuk Masyarakat
AKSIOMA KKMTS Palabuhanratu 2026 Digelar, Jaring Bibit Unggul di Bidang Seni dan Olahraga
Pisah Sambut Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari Digantikan AKP Yopi Hadisugara
Ratusan Petani Berkumpul di Palabuhanratu, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Reforma Agraria
Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim 0622/Kab.Sukabumi Gelar Bazar Murah untuk Rakyat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara

Senin, 28 September 2026 - 15:05 WIB

Pemdes Citarik dan Kecamatan Palabuhanratu Sidak Pembangunan SPBU di Kampung Cilengsi

Minggu, 27 September 2026 - 20:14 WIB

Karang Taruna Cikakak Gelar Bulan Bakti dan HUT ke-66, Dorong Pemuda Aktif Berkontribusi untuk Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 18:32 WIB

AKSIOMA KKMTS Palabuhanratu 2026 Digelar, Jaring Bibit Unggul di Bidang Seni dan Olahraga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!