Jaga Citra Pariwisata, Dispar Sukabumi Turun Tangan Selesaikan Keluhan Wisatawan

- Admin

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi,

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi,

GELIATMEDIA.COM – Menindaklanjuti beredarnya video viral mengenai keluhan wisatawan terkait dugaan tarif Rp25 ribu per jam untuk penggunaan kursi pantai di kawasan Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, turun langsung ke lokasi, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, berdialog dengan para pedagang, serta mencari solusi terbaik atas persoalan yang menjadi perhatian publik tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Citepus, Ketua Paguyuban Pedagang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wisatawan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Para pedagang juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Sinkronisasi Kebijakan Pariwisata, Sukabumi Bidik Daya Saing Nasional dan Global

Selain itu, para pedagang berjanji akan menerapkan budaya Panca Someah sebagai wujud keramahan dan pelayanan yang baik kepada setiap wisatawan yang datang berkunjung ke kawasan Pantai Citepus.

Berdasarkan hasil klarifikasi di lapangan, ditegaskan bahwa kursi dan bangku yang tersedia di warung-warung sekitar pantai bukan untuk disewakan. Fasilitas tersebut disediakan bagi pengunjung yang membeli makanan dan minuman di warung terkait.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Minibus Pengangkut Pekerja Hantam Rumah Warga di Sukabumi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan penertiban guna mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun praktik pelayanan yang berpotensi merugikan wisatawan dan citra pariwisata daerah.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan destinasi wisata. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan kawasan wisata yang aman, nyaman, ramah, dan mampu memberikan pengalaman positif bagi setiap pengunjung.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dukung Launching Parkir Wisata Someah, Dorong Penataan Pariwisata Berbasis Pelayanan

Dengan langkah pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi dapat terus terjaga dan meningkat.***

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif
Dispar Sukabumi Benahi Tata Kelola Parkir, Cegah Pungutan Liar di Kawasan Wisata
Dinas Pariwisata Luncurkan Pilot Project Pengelolaan Parkir, Wujudkan Kawasan Wisata SOMEAH

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:50 WIB

25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!