GELIATMEDIA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Sukabumi membuka ruang partisipasi bagi generasi muda melalui Kompetisi Esai bagi siswa dan siswi SLTA sederajat di Kabupaten Sukabumi.
Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyampaikan gagasan kreatif terkait pembangunan daerah. Baperida mendorong siswa agar berani menuangkan ide, pemikiran, maupun solusi terhadap berbagai persoalan dan potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi melalui karya tulis.
Ajakan tersebut disampaikan Baperida dalam rangka mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut memberikan kontribusi pemikiran sesuai dengan kapasitas dan kreativitas mereka.
Plt. Kepala Baperida Kabupaten Sukabumi, H. Herul Imam, mengatakan, kompetisi esai merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam menyampaikan gagasan pembangunan.
“Kami ingin memberikan ruang kepada para siswa untuk menyampaikan ide dan gagasan mereka. Bisa jadi dari tulisan mereka muncul pemikiran kreatif dan inovatif yang dapat menjadi inspirasi dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki cara pandang dan kreativitas yang penting untuk dikembangkan. Karena itu, Baperida ingin membangun budaya partisipasi sejak dini agar para pelajar terbiasa berpikir kritis, melihat persoalan di lingkungan sekitar, sekaligus menawarkan solusi.
“Jangan hanya memiliki ide, tetapi tuangkan dan buktikan melalui tulisan. Ini kesempatan bagi para siswa untuk menyampaikan bagaimana mereka melihat masa depan Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Dalam kompetisi tersebut, peserta berkesempatan mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi terhadap karya serta gagasan yang disampaikan.
Pendaftaran berlangsung pada 10–11 September 2026 melalui Stand Baperida Nomor 43. Sementara itu, karya esai peserta dikumpulkan paling lambat 12 September 2026 pukul 23.59 WIB.
Baperida berharap kompetisi tersebut dapat menjadi momentum untuk menggali potensi pemikiran generasi muda sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap semakin banyak siswa yang berani menyampaikan gagasan. Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan Kabupaten Sukabumi, sehingga pemikiran mereka perlu didengar dan diberikan ruang,” tandasnya.
(Red)








Komentar