Irigasi Citepus Tak Optimal, Dinas PU Survei Kerusakan untuk Usulan Rehabilitasi

- Admin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas PU saat melakukan survei pada saluran Daerah Irigasi (DI) Citepus

Dinas PU saat melakukan survei pada saluran Daerah Irigasi (DI) Citepus

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mulai memetakan kerusakan pada saluran Daerah Irigasi (DI) Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, yang selama ini menjadi salah satu sumber pengairan bagi lahan pertanian masyarakat.

Survei dilakukan untuk mengetahui titik-titik saluran yang mengalami kebocoran, retak hingga kerusakan lainnya sebagai bahan pengajuan rehabilitasi.

Juru DI Citepus UPTD Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Saepul Rohman, mengatakan kondisi saluran saat ini membuat distribusi air tidak optimal, terutama menuju area persawahan di bagian hilir.

“Kebocorannya banyak sehingga air tidak sampai ke lokasi yang membutuhkan, terutama persawahan,” kata Saepul.

Menurutnya, DI Citepus yang menjadi kewenangan UPTD Dinas PU Kabupaten Sukabumi memiliki panjang sekitar 3,7 kilometer. Sementara terdapat sekitar satu kilometer saluran lainnya yang berada di wilayah pertanian.

Baca Juga :  Dishub Pantau Arus Lalu Lintas di Simpang Tiga Gunung Butak Menuju Cisolok Ramai Lancar

Dari hasil survei yang dilakukan, sekitar 30 persen bagian saluran diketahui mengalami kerusakan. Sedangkan sekitar 70 persen lainnya masih berada dalam kondisi layak.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi Dinas PU untuk menyusun usulan penanganan. Titik saluran yang bocor, retak maupun mengalami kerusakan akan menjadi bagian yang diprioritaskan dalam rencana rehabilitasi.

“Pertama kami survei kerusakannya. Setelah itu diusulkan untuk rehabilitasi, terutama bagian yang bocor, retak, dan rusak,” ujarnya.

Kondisi saluran tersebut sebelumnya dikeluhkan petani di Kampung Cidahon, Desa Citepus. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mukti Tani, Dadang, menyebut pasokan air ke areal persawahan tidak lagi seperti sebelumnya.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Menurut Dadang, kondisi itu telah dirasakan petani sekitar empat bulan terakhir. Hampir 50 hektare lahan pertanian yang berada dalam layanan irigasi tersebut terdampak berkurangnya pasokan air.

“Tahun sekarang petani benar-benar mengeluh. Dari hulu sampai hilir banyak yang tidak beres, terutama karena banyak kebocoran. Biasanya musim kemarau empat bulan pun masih bisa produksi, tetapi sekarang petani benar-benar kesulitan,” ujar Dadang.

Petani sebelumnya juga telah berupaya menangani sejumlah kebocoran secara mandiri. Terpal, plastik dan material seadanya digunakan untuk menutup bagian saluran yang mengalami kebocoran.

Baca Juga :  BP CPUGGp Bahas Revalidasi UNESCO dan Pemulihan Pariwisata Sukabumi

Bahkan, warga sempat mengumpulkan iuran secara sukarela hingga sekitar Rp6 juta untuk melakukan perbaikan.

Namun, penanganan swadaya tersebut belum cukup untuk memperbaiki seluruh saluran yang mengalami kerusakan.

Bagi Dinas PU, hasil survei menjadi tahapan awal sebelum penanganan dilakukan. Saepul mengatakan waktu realisasi rehabilitasi belum dapat dipastikan karena usulan tersebut masih harus melalui proses lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan jadwal realisasinya. Usulan penanganan sudah disampaikan dan selanjutnya menunggu proses,” ujarnya.***

 

 

Reporter : Gandi

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Dishub Sukabumi Tunjukkan Disiplin dan Kekompakan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Barisan Satpol PP Sukabumi Tegap, Deni Yudono Berjas Ikuti Khidmatnya Upacara
Seragam Biru dan Sikap Sempurna, Beginilah Khidmatnya Damkarmat Sukabumi di Hari Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Satpol PP Sukabumi Dukung Arah APBD 2027 untuk Penguatan Pelayanan Publik
DPMD Sukabumi Dukung RAPBD 2027 Berorientasi pada Program Prioritas dan Kebutuhan Masyarakat
DPMD Sukabumi Pastikan Pemerintahan Desa Buniwangi Tetap Berjalan hingga Pilkades 2027
Peduli Warga Terdampak Kemarau, Damkarmat Sukabumi Distribusikan Air Bersih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Dishub Sukabumi Tunjukkan Disiplin dan Kekompakan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Barisan Satpol PP Sukabumi Tegap, Deni Yudono Berjas Ikuti Khidmatnya Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Seragam Biru dan Sikap Sempurna, Beginilah Khidmatnya Damkarmat Sukabumi di Hari Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Irigasi Citepus Tak Optimal, Dinas PU Survei Kerusakan untuk Usulan Rehabilitasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!