GELIATMEDIA.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi bersama Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU) melakukan peninjauan lapangan sebagai bagian dari persiapan program penanaman mangrove di kawasan pesisir Palabuhanratu.
Dalam kegiatan tersebut, pegawai Dinas Perikanan turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memetakan titik-titik yang dinilai layak menjadi area penanaman mangrove. Peninjauan dilakukan di Pantai Gadobangkong, Pantai Karang Pamulang, hingga kawasan Muara Citepus.
Kegiatan survei ini bertujuan memastikan bibit mangrove yang akan ditanam memiliki peluang tumbuh secara optimal sesuai dengan karakteristik lingkungan di setiap lokasi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pantai dari ancaman abrasi.
Pengawas Komunitas PENYU, Wan Wan, didampingi Apra, menjelaskan bahwa survei lapangan merupakan tahapan penting karena setiap jenis mangrove memiliki karakter habitat yang berbeda.
Dalam waktu dekat, penanaman akan menggunakan bibit mangrove jenis bakau (Rhizophora) yang tersedia dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi. Namun, berdasarkan kondisi geografis pesisir Palabuhanratu, jenis api-api (Avicennia) dinilai lebih sesuai untuk dikembangkan di sebagian besar wilayah tersebut.
“Kami harus memastikan setiap bibit ditanam pada lokasi yang sesuai dengan karakter habitatnya agar tingkat keberhasilan penanaman semakin tinggi dan manfaat konservasi dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya, Sabtu (1/7/2026)
Sementara itu, Pegawai Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas konservasi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
“Program penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menghijaukan kawasan pantai, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi abrasi, serta menciptakan habitat bagi berbagai biota pesisir. Karena itu, pemetaan lokasi dilakukan secara matang agar hasilnya benar-benar optimal,” ungkapnya.
Melalui sinergi tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi berharap program penanaman mangrove dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya laut.***
(Red)






