GELIATMEDIA.COM – Polresta Bandung mengikuti kegiatan Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat Lodaya 2026 serta Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca operasi, yang digelar di ruang rapat besar Mapolresta Bandung, Jalan Bhayangkara No.1, Soreang, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang dipimpin jajaran Polda Jawa Barat tersebut diikuti oleh Wakapolresta Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari, para Pejabat Utama (PJU), serta Kapolsek jajaran. Forum ini menjadi sarana penting dalam mengevaluasi pelaksanaan operasi kemanusiaan selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 secara umum berjalan aman, nyaman, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, para pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Selama pelaksanaan operasi, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bandung relatif aman dan terkendali. Bahkan, angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi ini akan menjadi bahan penting untuk peningkatan kinerja ke depan. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kehadiran personel yang responsif, serta penguatan sarana dan prasarana demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi, tercatat penurunan angka kriminalitas hingga lebih dari 50 persen, serta penurunan kecelakaan lalu lintas sekitar 76 persen. Selain itu, pengaturan dan rekayasa lalu lintas dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan yang mencapai jutaan pergerakan selama periode operasi.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, di antaranya optimalisasi pemetaan titik rawan, peningkatan koordinasi lintas sektoral, serta pemanfaatan teknologi seperti CCTV guna mendukung pengawasan dan respons cepat di lapangan.***
Reporter : Mia






