Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berakhir, Pengamanan Dilanjutkan Melalui KRYD

- Admin

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Operasi Ketupat Lodaya 2026 resmi berakhir,

Operasi Ketupat Lodaya 2026 resmi berakhir,

GELIATMEDIA.COM – Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukum Polres Cimahi resmi berakhir pada Rabu, (25/3/2026) pukul 24.00 WIB. Meski demikian, pengawasan di lapangan tetap dilanjutkan guna mengantisipasi aktivitas masyarakat pasca libur Idulfitri.

Kepolisian menerapkan skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah lanjutan untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Personel Satlantas Polres Cimahi tetap disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Baca Juga :  H. Budianto Resmi Pimpin Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi

Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, pihaknya mencatat adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini, kami berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mengurangi tingkat fatalitas dibandingkan operasi tahun lalu,” ujarnya, Rabu malam.

Ia menegaskan, meskipun operasi khusus Lebaran telah berakhir, pengamanan lalu lintas tetap menjadi prioritas utama. Melalui KRYD, petugas terus melakukan pemantauan dan pengaturan di lokasi-lokasi strategis.

Baca Juga :  Dishub Pantau Arus Lalu Lintas H+1 Lebaran di Palabuhanratu Menuju Cisolok Ramai Lancar

Selama masa operasi, sejumlah titik menjadi fokus pengamanan, di antaranya Pos Terpadu Padalarang yang menjadi jalur utama kendaraan dari arah timur menuju Jakarta maupun sebaliknya saat arus mudik.

Sementara itu, pada masa arus balik, kepadatan lalu lintas bergeser ke kawasan wisata, khususnya di wilayah Lembang yang dipadati wisatawan. Pos Pelayanan Lembang tercatat sebagai salah satu titik dengan volume kendaraan tinggi.

Baca Juga :  Polisi Kawal Ambulans di Tengah Hujan dan Kemacetan Menuju RSUD Palabuhanratu

Lebih lanjut, kepolisian juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi tahun ini sebagai bahan perbaikan ke depan. Berdasarkan hasil evaluasi Satuan Tugas Kamseltibcar Lantas, optimalisasi kegiatan Turjawali dinilai perlu ditingkatkan.

“Ke depan, kami akan mengoptimalkan kegiatan Turjawali, mulai dari pengaturan, penjagaan, pengawalan hingga patroli agar pelaksanaan operasi berikutnya dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

Berita Terkait

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap
400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”
Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran
Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026
Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung
Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD
Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras
Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:20 WIB

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WIB

400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 17:17 WIB

Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:15 WIB

Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung

Berita Terbaru

error: Content is protected !!