Panen Raya Nasional, Pemkab Sukabumi Diganjar Penghargaan Presiden RI

- Admin

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan panen raya nasional yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa panen raya nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan satyalencana tersebut menjadi penanda keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kembali swasembada pangan. Menurut Presiden, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, terutama para petani di berbagai daerah.

Baca Juga :  Dinas PU Kabupaten Sukabumi Perkuat Kapasitas Mitra Cai untuk Wujudkan Pengelolaan Irigasi Berkelanjutan

“Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang sungguh-sungguh waspada, berani mengoreksi diri, dan berani menghadapi keadaan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Presiden juga menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar. Oleh karena itu, keberhasilan di sektor pangan harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas. Ia menyebut swasembada pangan sebagai fondasi penting bagi kemandirian bangsa agar Indonesia dapat tumbuh dan berkembang tanpa ketergantungan pada impor.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pencapaian swasembada pangan tidak terlepas dari kebijakan strategis Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani. Pemerintah, menurutnya, telah menerbitkan 12 Instruksi Presiden (Inpres) dan 25 Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) sebagai hasil deregulasi dari lebih dari 500 aturan sebelumnya.

Baca Juga :  Sekda Apresiasi Sosialisasi JKN Mobile untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

“Hasilnya, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun 20 persen. Ini merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka. Selain itu, harga gabah juga mengalami kenaikan sehingga kesejahteraan petani ikut meningkat,” ungkap Mentan Andi Amran Sulaiman.

Ia menambahkan, dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpengaruh secara global. Harga pangan dunia tercatat mengalami penurunan signifikan, dari sekitar 650 dolar Amerika Serikat menjadi 340 dolar Amerika Serikat per ton, atau turun sekitar 44 persen.

Baca Juga :  Bekerjasama Dengan BPBD, Desa Jayanti Gelar Giat Sosialisasi Mitigasi Bencana Untuk Keluarga Tangguh Bencana

Menurut Mentan, Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu negara importir pangan terbesar kini tidak lagi melakukan impor. Kondisi tersebut berdampak pada melimpahnya pasokan pangan dunia, khususnya di negara-negara produsen seperti Vietnam, Thailand, India, dan Pakistan.

“Secara tidak langsung, para petani dan masyarakat Indonesia telah memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan global,” pungkasnya.***

 

 

(Red)

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru