Dinas Perikanan Salurkan Bantuan Ikan Bergizi untuk Percepatan Penurunan Stunting

- Admin

Senin, 8 September 2025 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting

GELIATMEDIA.COM – Sebagai wujud dukungan terhadap program nasional percepatan penurunan stunting, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan pangan bergizi berupa ikan mas segar, ikan nila segar, dan olahan abon ikan kepada keluarga yang terindikasi berisiko stunting. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap sepanjang Desember 2024 di 55 desa prioritas penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya perikanan lokal.

“Ikan merupakan sumber protein hewani dengan kandungan gizi lebih unggul dibanding protein hewani lainnya. Kandungan omega-3, protein, asam amino esensial, dan mineral yang terdapat pada ikan sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Konsumsi ikan secara rutin terbukti bermanfaat dalam mencegah stunting. Melalui program bantuan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan anak-anak di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Nunung Nurhayati.

Selain meningkatkan asupan gizi masyarakat, program ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan, membentuk pola makan berbasis ikan, serta meningkatkan perekonomian nelayan, pembudidaya, dan pelaku UMKM perikanan melalui peningkatan daya jual hasil perikanan.

Baca Juga :  Dishub Sukabumi Dukung Penerapan Parkir Wisata SOMEAH untuk Wujudkan Kawasan Wisata yang Tertib dan Nyaman

Program ini merupakan salah satu intervensi percepatan penurunan stunting sesuai Keputusan Bupati Sukabumi Nomor: 400.7.1/Kep-401-Bappelitbangda/2023 tentang Lokus Prioritas Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi 2024.

Awalnya, lokus percepatan penurunan stunting mencakup 54 desa, masing-masing dengan 90 keluarga penerima manfaat. Namun, setelah dilakukan survei dan koordinasi, Kecamatan Jampang Kulon yang semula memiliki satu desa di luar SK penetapan akhirnya dimasukkan seluruh 11 desanya sebagai penerima manfaat. Penyesuaian tersebut membuat jumlah penerima manfaat di setiap desa berubah menjadi 82 dan 80 keluarga.

Jenis bantuan yang diberikan terdiri dari tiga komoditas: abon ikan, ikan nila segar, dan ikan mas segar, masing-masing dengan kandungan protein 16–30% per 100 gram. Setiap keluarga menerima satu paket bantuan yang berisi tiga potong abon ikan atau dua kilogram ikan nila atau dua kilogram ikan mas.

Baca Juga :  Harkitnas ke-118 Jadi Momentum Bangun Solidaritas dan Literasi Digital di Sukabumi

“Kami memilih tiga komoditas berbeda agar dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga penerima manfaat, tetapi juga oleh para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Sukabumi, seperti pengolah abon ikan dan pembudidaya ikan mas maupun nila. Dengan demikian, selain membantu pemenuhan gizi, program ini juga turut mempromosikan produk perikanan lokal agar masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan,” tambah Nunung Nurhayati.

Proses distribusi dilakukan langsung oleh Dinas Perikanan dengan dukungan pemerintah desa dan kader posyandu setempat. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan sempat terkendala cuaca ekstrem yang mengakibatkan tanah longsor, sungai meluap, dan pergerakan tanah di sejumlah titik di Kecamatan Jampang Kulon, Cidolog, Surade, dan Lengkong.

Kondisi tersebut sempat menghambat pengiriman ikan, diperparah dengan padamnya aliran listrik dan gangguan jaringan komunikasi di wilayah Surade, sehingga diperlukan penyesuaian waktu pendistribusian.

Masyarakat penerima manfaat dan pemerintah desa menyambut baik serta mengapresiasi perhatian pemerintah daerah melalui program ini. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis pada Mei 2025 mencatat prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi turun dari sekitar 27% pada 2023 menjadi 20,5%. Meski belum mencapai target nasional 14%, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan awal intervensi terpadu yang dijalankan lintas sektor.

Baca Juga :  Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Semangat Kader dalam Gebyar Bulan Bung Karno 2026

Nunung Nurhayati menegaskan bahwa stunting adalah masalah serius karena berdampak jangka pendek pada pertumbuhan fisik dan mental, menurunkan kecerdasan, hingga mengganggu metabolisme tubuh. Dalam jangka panjang, stunting menurunkan daya tahan tubuh, meningkatkan kerentanan penyakit, dan memengaruhi kualitas serta produktivitas generasi di masa depan.

“Sebagai bagian dari prioritas pembangunan nasional, kami di Dinas Perikanan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Harapan kami, langkah ini dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang,” tutup Nunung Nurhayati.***

 

(Red)

 

 

 

 

Berita Terkait

Dinas Perkim Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan Jembatan Leuwidinding, Untuk Pulihkan Akses Warga
Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan
Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam
Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan
Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
Semarak HJKS ke-156 Dimulai, Sukabumi Siapkan Expo, UMKM hingga Job Fair

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:49 WIB

Dinas Perkim Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan Jembatan Leuwidinding, Untuk Pulihkan Akses Warga

Jumat, 4 September 2026 - 17:20 WIB

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Jumat, 4 September 2026 - 13:22 WIB

Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Jumat, 4 September 2026 - 04:33 WIB

Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam

Kamis, 3 September 2026 - 20:06 WIB

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!