Paripurna DPRD Sukabumi Ditunda Akibat Tidak Kuorum, Pembahasan RPJMD dan Pansus Tertunda

- Admin

Jumat, 23 Mei 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi ditunda akibat tidak kuorum. Hanya 18 dari 50 anggota hadir

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi ditunda akibat tidak kuorum. Hanya 18 dari 50 anggota hadir

GELIATMEDIA.COM – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan untuk mendengarkan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi tahun 2025–2029 resmi ditunda. Penundaan terjadi karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rapat paripurna tersebut juga sedianya akan membahas pembentukan panitia khusus (Pansus) DPRD terkait raperda RPJMD. Namun dari total 50 anggota DPRD, hanya 18 orang yang hadir, jauh dari batas minimum yang disyaratkan tata tertib, yakni 50 persen plus satu anggota.

Baca Juga :  Momentum Pelantikan PPPK Paruh Waktu Menjadi Langkah Strategis Pembangunan SDM Daerah

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, H. Usep, selaku pimpinan rapat, menyampaikan bahwa penundaan dilakukan karena tidak terpenuhinya syarat kehadiran.

“Rapat ditunda karena tidak kuorum sesuai dengan tata tertib DPRD. Untuk pembahasan selanjutnya akan dijadwalkan ulang oleh Badan Musyawarah (Bamus), kemungkinan akan dilaksanakan kembali pada hari Senin,” ujar H. Usep, Jumat (23/5/2025).

Ia menambahkan, agenda rapat mencakup penyampaian jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi mengenai raperda RPJMD serta pembentukan Pansus yang akan membahas dokumen strategis tersebut.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, yang juga hadir di lokasi rapat, menegaskan bahwa sesuai ketentuan DPRD, rapat hanya bisa berlangsung apabila tingkat kehadiran mencapai minimal 26 anggota.

Baca Juga :  Bapemperda DPRD Sukabumi Rampungkan Pembahasan Finalisasi 13 Raperda untuk Propemperda 2026

“Dari jadwal yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang, kuorum belum tercapai. Maka, pimpinan rapat memutuskan akan menjadwalkan ulang sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya singkat.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Junajah Jajah Nurdiansyah, menyayangkan rendahnya tingkat kehadiran anggota dewan. Ia menilai agenda rapat sangat penting karena menyangkut arah pembangunan lima tahun ke depan.

“Iya, rapat ini harus kuorum 50 persen plus satu, tapi hanya 18 orang yang hadir. Alasannya bermacam-macam, tapi tetap tidak bisa dibenarkan,” ujar Junajah. “Pembahasan Pansus RPJMD ini sangat krusial, menyangkut masa depan daerah. Kalau kita abai sekarang, bagaimana nantinya?” tambahnya.

Baca Juga :  Danlanal Bandung Tinjau Palabuhanratu, TNI AL Siap Bantu Bangun Dua Jembatan di Sukabumi

Junajah berharap agar para anggota DPRD lebih serius dalam menjalankan tugas, terutama dalam rapat-rapat penting seperti ini.

“Kalau memang berniat membangun Kabupaten Sukabumi, meski sibuk, tetap harus hadir. Jadwal sudah ditetapkan oleh Bamus. Kami tidak ingin pengambilan kebijakan jadi keliru hanya karena minimnya partisipasi,” pungkasnya.

Dengan ditundanya rapat ini, pembahasan RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2025–2029 dan pembentukan Pansus akan menunggu penjadwalan ulang dari Badan Musyawarah DPRD.***

 

(Red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPMD Dukung Pembangunan Jembatan Garuda, Perkuat Akses dan Pemberdayaan Desa
Kehadiran Jembatan Garuda Permudah Akses Pendidikan dan Aktivitas Warga
Tingkatkan Sinergi, Disperkim Gelar Pertemuan Rutin dan Pisah Sambut
Wabup Dorong Prioritas Anggaran untuk Dukung Kinerja DPKP Sukabumi
DPMD Dukung Kolaborasi Pendamping Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan
Audiensi Terbuka, DPRD Sukabumi Siap Tindaklanjuti Masukan Aliansi Kaum Muda
Dinas PU Sukabumi Tekankan Penguatan Pengawasan dalam Pembahasan LKPJ 2025
Baperida Tekankan Sinkronisasi Perencanaan dalam Pembahasan LKPJ 2025

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:23 WIB

DPMD Dukung Pembangunan Jembatan Garuda, Perkuat Akses dan Pemberdayaan Desa

Jumat, 10 April 2026 - 07:59 WIB

Kehadiran Jembatan Garuda Permudah Akses Pendidikan dan Aktivitas Warga

Kamis, 9 April 2026 - 07:07 WIB

Tingkatkan Sinergi, Disperkim Gelar Pertemuan Rutin dan Pisah Sambut

Kamis, 9 April 2026 - 06:32 WIB

Wabup Dorong Prioritas Anggaran untuk Dukung Kinerja DPKP Sukabumi

Rabu, 8 April 2026 - 14:32 WIB

DPMD Dukung Kolaborasi Pendamping Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!