Wakil Bupati Dampingi Kepala BNPB Pantau Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana

- Admin

Rabu, 8 Januari 2025 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wakil Bupati Sukabumi

Wakil Bupati Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, di Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.

Dalam keterangannya, Kepala BNPB menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi kini telah memasuki tahap transisi tanggap darurat bencana.

“Sukabumi sekarang masuk tahap transisi tanggap darurat bencana. Sebulan sudah dilaksanakan tanggap darurat, dan kini semuanya telah berakhir. Selanjutnya, kita berada pada tahap transisi,” ujar Suharyanto.

Baca Juga :  DPMD Dorong Desa Segera Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap Pertama Sebelum Libur

Ia menekankan bahwa prioritas utama dalam masa transisi ini adalah pemulihan kehidupan warga yang terdampak bencana.

“Yang utama adalah mengembalikan kehidupan masyarakat seperti semula. Terutama, pembangunan rumah-rumah yang hancur akibat banjir dan tanah longsor,” jelasnya.

Suharyanto juga mengungkapkan bahwa perwakilan dari 19 kota dan kabupaten terdampak bencana turut hadir untuk melihat pembangunan rumah percontohan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di Sukabumi, Anggota DPRD Ingatkan Pentingnya Pengawasan

“Ini menunjukkan kepedulian dan keseriusan pemerintah dalam membantu rakyat dengan cepat,” tambahnya.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat melalui BNPB dalam membangun hunian warga yang mengalami kerusakan berat.

“Alhamdulillah, ini merupakan relokasi mandiri karena tanahnya milik warga yang dihibahkan, kemudian dibantu oleh pemerintah,” tuturnya.

Ia juga memuji kualitas rumah percontohan yang dibangun dalam waktu singkat. “Rumahnya cukup bagus dan selesai dalam waktu 15 hari. Ini pekerjaan yang sangat cepat dan, insyaallah, bermanfaat bagi warga,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bertempat Dihotel Mercure Ancol Jakarta, Bupati Sukabumi Raih Penghargaan Baznas Award 2025

Sebagai informasi, bencana pergerakan tanah di Desa Wanajaya telah merusak 12 rumah, dengan rincian 5 rumah mengalami kerusakan berat dan 7 rumah rusak ringan.

Selain memantau pembangunan, kegiatan ini juga diwarnai dengan penanaman pohon sebagai simbol pelestarian lingkungan dan upaya antisipasi bencana di masa mendatang.***

 

Berita Terkait

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan
Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam
Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan
Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
Semarak HJKS ke-156 Dimulai, Sukabumi Siapkan Expo, UMKM hingga Job Fair
Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:20 WIB

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Jumat, 4 September 2026 - 13:22 WIB

Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Jumat, 4 September 2026 - 04:33 WIB

Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam

Kamis, 3 September 2026 - 20:06 WIB

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:00 WIB

Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers

Berita Terbaru

error: Content is protected !!