Aspirasi Masyarakat, Pemerintah Evaluasi Harga Tiket dan Fasilitas Destinasi Wisata Yang Dikelola Dinas Pariwisata

- Admin

Jumat, 4 April 2025 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemerintah Daerah menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait harga tiket dan perbaikan fasilitas destinasi wisata pascabencana. Evaluasi kebijakan dan koordinasi dengan DPRD terus dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung

Pemerintah Daerah menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait harga tiket dan perbaikan fasilitas destinasi wisata pascabencana. Evaluasi kebijakan dan koordinasi dengan DPRD terus dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata tengah menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait evaluasi harga tiket masuk destinasi wisata serta perbaikan fasilitas yang terdampak bencana alam.

Saat ini, kebijakan tarif tiket merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2023, yang mencakup asuransi kecelakaan bagi pengunjung. Harga tiket yang berlaku adalah Rp12.000 per orang dewasa dan Rp7.000 untuk anak. Namun, sejumlah warga mengusulkan evaluasi ulang terhadap kebijakan ini.

Tuntutan Perbaikan Fasilitas dan Revisi Tarif Masyarakat yang terdiri dari komunitas lokal, pelaku UMKM, serta pemerhati pariwisata menekankan perlunya peningkatan kualitas fasilitas wisata agar sebanding dengan harga tiket. Selain itu, mereka mengusulkan agar sistem tarif kembali menggunakan skema per kendaraan, bukan per individu, guna mengurangi beban pengunjung.

Baca Juga :  Kolam Rendam Air Panas BUMDes Wangunsari Resmi Dibuka, Diharapkan Tambah PAD Desa

Bencana alam yang melanda kawasan wisata dua kali berturut-turut telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, memperlambat pemulihan, dan meningkatkan urgensi perbaikan fasilitas.

Pemerintah Respons Aspirasi Masyarakat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi menegaskan bahwa perbaikan fasilitas destinasi wisata telah menjadi prioritas dalam pemulihan pascabencana. Namun, keterlambatan terjadi akibat pengalihan anggaran (refocusing) untuk penanganan darurat.

Baca Juga :  Asep Japar dan Andreas Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi 2025-2030

Sementara itu, usulan penyesuaian tarif tiket hanya dapat direalisasikan melalui revisi Perda 15/2023. Pemerintah telah mengoordinasikan hal ini dengan Komisi IV DPRD dan perwakilan dapil terkait guna membahas revisi peraturan tersebut.

Pertemuan dengan Masyarakat Dalam rangka transparansi, pemerintah menggelar pertemuan lapangan pada 3 April 2025. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Himpunan Pramuwisata (HNSI), UMKM, serta Forum Komunikasi Kecamatan (Forkomincam).

Baca Juga :  25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menjelaskan tantangan teknis dan regulasi yang dihadapi dalam proses revisi kebijakan. Semua pihak menyepakati perlunya kerja sama untuk mencari solusi terbaik bagi sektor pariwisata daerah.

Langkah Lanjutan Pemerintah berkomitmen untuk mengkaji ulang Perda 15/2023 serta mempercepat perbaikan infrastruktur wisata. Masyarakat diimbau untuk tetap aktif menyampaikan masukan melalui kanal resmi dinas.

“Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan warga merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas sektor pariwisata,” ujar Sendi Apriadi

 

 

Berita Terkait

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing
Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan
Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas
Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata
Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata

Berita Terbaru