Kepala Desa Wanajaya Harap Pemerintah Percepat Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

- Admin

Rabu, 8 Januari 2025 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Desa Wanajaya Kecamatan Cisolok

Kepala Desa Wanajaya Kecamatan Cisolok

GELIATMEDIA.COM – Kepala Desa Wanajaya, Dedi Saputra, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta perwakilan dari 18 kabupaten yang terdampak bencana hadir di Desa Wanajaya hari ini.

“Sebetulnya acara utama dilaksanakan di Pendopo, tetapi kunjungan ke rumah percontohan dilakukan di Desa Wanajaya,” ujar Dedi.

Dedi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan rumah percontohan satu unit yang diberikan kepada desanya.

“Kami atas nama pemerintah desa sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan rumah percontohan ini. Namun, harapan kami ke depan adalah percepatan pembangunan untuk seluruh rumah yang terdampak bencana di desa kami,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua Kwarcab Pramuka Sukabumi Lantik Pengurus DKC PAW 2025 dan Anugerahkan TPOD

Ia menjelaskan bahwa bencana pergerakan tanah akibat hujan deras pada 2-4 Desember lalu telah merusak 12 rumah di Desa Wanajaya, dengan rincian 5 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan.

“Harapan kami, seluruh rumah yang terdampak segera dibangun kembali,” katanya.

Baca Juga :  Kepala Bappelitbangda Dampingi Bupati Sukabumi Bersilaturahmi dengan Warga Nagrog dalam Muhibah Ramadhan

Dedi juga memaparkan bahwa hingga kini, baru dua unit rumah percontohan yang dibangun, masing-masing di Desa Wanajaya dan Desa Karangpapak.

“Untuk Desa Wanajaya, satu unit sudah dibangun di atas tanah hibah dari seorang dermawan. Kami juga telah mempersiapkan lahan untuk empat unit lainnya,” jelasnya.

Mengenai lokasi sementara para korban, Dedi menyebut bahwa mereka menjalani relokasi mandiri dengan tinggal bersama keluarga terdekat.

“Relokasi mandiri ini termasuk rumah yang sudah dibangun. Alhamdulillah, ada dermawan yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan satu unit rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Terima Bantuan Untuk Korban Bencana di Sukabumi Dari Hiswana Migas Jakarta

Dedi juga menjelaskan syarat utama untuk mendapatkan bantuan rumah, yakni warga terdampak harus lolos asesmen dari tim terkait dan memiliki tanah pribadi.

“Jika tidak memiliki tanah, pemerintah akan berupaya mencarikan lokasi,” pungkasnya.

Pemerintah desa berharap proses pembangunan tahap berikutnya segera dilakukan, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan tempat tinggal layak pascabencana.***

 

 

Berita Terkait

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan
Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam
Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan
Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
Semarak HJKS ke-156 Dimulai, Sukabumi Siapkan Expo, UMKM hingga Job Fair
Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:20 WIB

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Jumat, 4 September 2026 - 13:22 WIB

Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Jumat, 4 September 2026 - 04:33 WIB

Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam

Kamis, 3 September 2026 - 20:06 WIB

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:00 WIB

Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers

Berita Terbaru

error: Content is protected !!