Disperkim Aktif di Rapat MCP, Pemkab Sukabumi Fokus Tingkatkan Transparansi

- Admin

Rabu, 11 Desember 2024 - 19:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disperkim Aktif di Rapat MCP, Pemkab Sukabumi Fokus Tingkatkan Transparansi

Disperkim Aktif di Rapat MCP, Pemkab Sukabumi Fokus Tingkatkan Transparansi

GELIATMEDIA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) pada Selasa (19/11/2024).

Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Inspektorat, Palabuhanratu, ini turut melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Dalam agenda tersebut, Sekda bersama Inspektorat mengevaluasi capaian MCP Kabupaten Sukabumi tahun sebelumnya, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, serta menyusun strategi agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan KPK-RI.

Baca Juga :  Kadis Perikanan Sukabumi Apresiasi Peran Nelayan di Hari Buruh Internasional 2025

Posisi Nilai MCP di Zona Kuning

Inspektur Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, mengungkapkan bahwa nilai MCP Pemkab Sukabumi pada tahun 2024 berada di angka 74, yang masuk dalam kategori zona kuning. “Target kita ingin hijau, minimal nilai 81 atau 90,” ujar Komarudin.

Untuk mencapai target tersebut, ia menegaskan pentingnya langkah-langkah perbaikan oleh setiap perangkat daerah. “Masih ada waktu untuk memperbaiki nilai. Saya minta seluruh perangkat daerah segera memenuhi dokumen yang menjadi indikator penilaian MCP,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadis Perkim Tinjau Lokasi, dan Rencanakan Penanganan Infrastruktur Pascabanjir Cisolok

Harapan Sekda untuk Kolaborasi Antar Perangkat Daerah

Sekda H. Ade Suryaman menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar perangkat daerah untuk mencapai target nilai MCP. “Saya harapkan nilai kita ada di posisi hijau. Sampai besok, saya minta nilainya harus naik lebih dari 74,” tegas Sekda.

Baca Juga :  GEOFEST 2025 Resmi Dibuka, Generasi Muda Didorong Berperan dalam Geowisata Berkelanjutan

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah bekerja bersama demi menghindari teguran dari KPK. “Kita harus ada kebersamaan dalam memenuhi penilaian MCP ini,” pungkasnya.

Dengan langkah strategis yang telah dirumuskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dapat meningkatkan nilai MCP ke zona hijau, sekaligus memperkuat upaya pencegahan korupsi.***

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru