GEOFEST 2025 Resmi Dibuka, Generasi Muda Didorong Berperan dalam Geowisata Berkelanjutan

- Admin

Sabtu, 22 Maret 2025 - 08:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Semangat generasi muda berkobar di GEOFEST 2025! Dengan tema "Jejak Geowisata untuk Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan", acara ini menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan akademisi untuk membangun geowisata yang lebih bertanggung jawab.

Semangat generasi muda berkobar di GEOFEST 2025! Dengan tema "Jejak Geowisata untuk Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan", acara ini menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan akademisi untuk membangun geowisata yang lebih bertanggung jawab.

GELIATMEDIA.COM – Suasana penuh semangat dan antusiasme generasi muda mewarnai acara Soft Opening GEOFEST 2025 yang digelar di Geopark Information Center, Sukabumi.

Acara yang diprakarsai oleh Geopark Youth Forum (GYF) Ciletuh-Palabuhanratu UGGp ini menjadi langkah awal perayaan geowisata tahun 2025 dengan mengusung tema “Jejak Geowisata untuk Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan”.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, termasuk komunitas, tokoh agama, dan pemerintah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., dalam pemaparannya menekankan bahwa kawasan Ciletuh-Palabuhanratu bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga katalisator pembangunan ekonomi berbasis pelestarian lingkungan dan budaya.

Baca Juga :  Wabup Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas Pandangan Umum Fraksi Perubahan APBD 2025

Menurutnya, strategi pengembangan geowisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman, keterlibatan masyarakat, serta keberlanjutan jangka panjang.

Acara talkshow dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, Ketua GYF, Abdul Syahid, S.Pd., M.Par., memandu diskusi mengenai peran generasi muda dalam pelestarian geowisata.

Lebih dari 50 peserta perwakilan organisasi dan komunitas dari kawasan CPUGGp, serta peserta dari berbagai Geopark Youth Forum se-Indonesia yang bergabung secara daring, turut serta dalam diskusi yang berlangsung dinamis.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjadi bagian dari transformasi pariwisata yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga :  Ibu Korban Kecelakaan Maut di Jalan Siliwangi Belum Terima Kompensasi dari Perusahaan

Sesi kedua menghadirkan KH Mustain Zainury, tokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukabumi, yang memperkenalkan konsep Fiqih Lingkungan sebagai pedoman moral dalam menjaga kelestarian alam.

Ia menegaskan bahwa menjaga bumi adalah amanah spiritual, dan geowisata dapat menjadi medium yang menggabungkan nilai ibadah, edukasi, serta ekonomi secara harmonis.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian Badan Pengelola CPUGGp, Aat Suwanto, yang mewakili Ketua BP CPUGGp, Ade Suryaman, menyampaikan keynote speech mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai pilar utama pengembangan geowisata.

Menurutnya, keberhasilan CPUGGp sebagai destinasi global sangat bergantung pada kekompakan seluruh pemangku kepentingan, termasuk generasi muda yang membawa energi dan inovasi.

Baca Juga :  Pencarian Korban Kecelakaan Laut di Perairan Selatan Sukabumi Masih Berlanjut

Dengan mengusung tagline “Muda, Peduli, Inovatif untuk Mewujudkan Sukabumi Mubarokah”, GEOFEST 2025 tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga simbol kebangkitan semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

GEOFEST 2025 menjadi langkah awal dari perjalanan panjang menuju masa depan pariwisata Sukabumi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.***

 

 

 

Berita Terkait

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan
Semarak 52 Tim Korpri Perangkat Daerah dan Kecamatan Berlaga di Mini Soccer 2026
Dugaan Pelecehan Siswi PKL Jadi Sorotan, Bupati Sukabumi Pastikan DP3A Turun Tangan
Dinas Perkim Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan Jembatan Leuwidinding, Untuk Pulihkan Akses Warga
Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Rabu, 23 September 2026 - 21:51 WIB

Semarak 52 Tim Korpri Perangkat Daerah dan Kecamatan Berlaga di Mini Soccer 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:39 WIB

Dugaan Pelecehan Siswi PKL Jadi Sorotan, Bupati Sukabumi Pastikan DP3A Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!