Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Semangat Pelestarian Budaya Bahari

- Admin

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026

Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026

GELIATMEDIA.COM – Tradisi tahunan masyarakat pesisir kembali digelar melalui Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang mengusung tagline “Coklat Kita” tersebut menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang diperoleh sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya bahari yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Panggung utama acara tampak semarak dengan dekorasi bernuansa oranye dan backdrop bertuliskan “Coklat Kita – Syukuran Nelayan ke-29 Cisolok 2026”. Sejumlah musisi dan panitia terlihat bersiap memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir memeriahkan perayaan tersebut.

Baca Juga :  Cikapundung Riverspot salah satu Tempat hiburan gratis Keluarga di Jantung kota Bandung.

Salah satu daya tarik dalam kegiatan ini adalah keberadaan replika naga atau boneka laut berwarna merah dan emas yang menjadi simbol khas tradisi larung atau hajat laut. Boneka tersebut nantinya akan dilarung ke laut sebagai simbol persembahan serta harapan akan keselamatan dan keberkahan bagi para nelayan yang mencari nafkah di lautan.

Ketua Panitia Syukuran Nelayan Cisolok 2026, Yuli Kusworo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pesta rakyat, melainkan juga momentum doa bersama seluruh masyarakat pesisir.

“Coklat Kita artinya coklat itu kita, laut itu kita. Laut memberi kita kehidupan, jadi sudah sepantasnya kita bersyukur. Lewat Syukuran Nelayan ke-29 ini, kami berharap hasil laut terus melimpah, nelayan selamat berlayar, dan tradisi tetap dijaga oleh anak cucu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Landa Kampung Adat Ciptamulya, Puluhan Rumah Tradisional Rata dengan Tanah

Berbagai rangkaian kegiatan turut mewarnai pelaksanaan Syukuran Nelayan ke-29 Cisolok 2026. Acara diawali dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh serta nelayan yang telah gugur di laut. Selain itu, masyarakat juga disuguhkan hiburan rakyat, pertunjukan kesenian tradisional, atraksi budaya pesisir, hingga pameran UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan masyarakat, seperti olahan hasil laut, batik bertema maritim, dan berbagai produk khas pesisir Cisolok.

Baca Juga :  Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok, para kepala desa, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), perwakilan Dinas Pariwisata, tokoh masyarakat, anggota DPRD, serta ratusan warga setempat. Tidak hanya itu, ribuan pengunjung dari berbagai daerah di dalam maupun luar Sukabumi turut memadati lokasi acara untuk menyaksikan kemeriahan syukuran nelayan tahun ini.

Pemerintah desa bersama panitia berharap Syukuran Nelayan dapat terus dilestarikan sebagai identitas masyarakat Cisolok yang dikenal sebagai daerah maritim yang tangguh, religius, dan kaya akan budaya.

 

 

Reporter : Dapit

 

 

Berita Terkait

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif
Dispar Sukabumi Benahi Tata Kelola Parkir, Cegah Pungutan Liar di Kawasan Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!