Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan Agen Perubahan Remaja

- Admin

Senin, 22 Juni 2026 - 07:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Generasi muda adalah aset masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini.

Generasi muda adalah aset masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini.

GELIATMEDIA.COM – Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Bandung 2026 sukses diselenggarakan di Ballroom Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, Jalan Peta No. 241, Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian seleksi yang diikuti 87 peserta dari berbagai wilayah di Kota Bandung untuk memilih figur remaja inspiratif yang akan mengemban peran sebagai duta edukasi bagi generasi muda.

Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Bandung, Endah, menjelaskan bahwa ajang Duta GenRe tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga bertujuan mencetak remaja teladan yang mampu memberikan edukasi kepada teman sebaya mengenai pentingnya perencanaan kehidupan.

“Para finalis diharapkan menjadi contoh bagi remaja lain dalam mencegah pernikahan dini, seks pranikah, penyalahgunaan narkoba, serta membangun perencanaan hidup yang matang agar kelak memiliki keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga :  BuildNext One Day Exhibition 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Industri Konstruksi dan Properti

Endah mengungkapkan, proses seleksi dilakukan secara berjenjang dan ketat. Dari 87 peserta yang mendaftar, peserta disaring menjadi 20 besar melalui tahapan seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara, penilaian bakat, hingga lomba video. Selanjutnya, enam finalis terbaik mengikuti karantina selama tiga hari sebelum akhirnya dipilih tiga peserta terbaik pada malam grand final.

Menurutnya, program GenRe bertujuan membangun kesadaran generasi muda agar menyelesaikan pendidikan, memiliki pekerjaan yang layak, dan menikah pada usia ideal. Bagi perempuan, usia ideal menikah adalah 21 tahun, sedangkan laki-laki 25 tahun.

“Ketika mereka sudah siap secara pendidikan, pekerjaan, mental, dan ekonomi, maka peluang membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas akan semakin besar,” katanya.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Pemalang Mobil TV One Tabrak Truk, Tiga Kru Tewas

Sementara itu, Camat Panyileukan, Drs. Yayan Ruyandi, M.M., menilai program GenRe sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Ia menegaskan pentingnya penguatan edukasi terkait komunikasi antara orang tua dan anak, perencanaan masa depan, serta pencegahan stunting kepada kalangan remaja.

“Program ini penting untuk diikuti generasi muda. Hidup yang direncanakan dengan baik akan membantu mereka lebih siap menghadapi masa depan, termasuk saat membangun rumah tangga,” ujarnya.

Yayan juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam membina generasi muda. Namun demikian, ia menekankan perlunya dukungan masyarakat agar program-program positif yang dijalankan pemerintah dapat menjangkau lebih banyak remaja.

Pada malam puncak, penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yakni praktisi komunikasi dan public speaking DJ Arie, tenaga medis sekaligus edukator kesehatan remaja dr. Fahira Riva, serta alumni Duta GenRe terbaik, Azhar Nuriyanti.

Baca Juga :  Dinas Perkim Wujudkan Hunian Aman dan Layak Bagi Warga Bencana Nyalindung

Berdasarkan hasil penilaian, Khaizuran dari SMA Plus Al Ghifari berhasil meraih predikat Terbaik 1 Putra, sedangkan Terbaik 1 Putri diraih oleh Dini Febra Auralia dari Kecamatan Sukasari. Sementara itu, Dede Angga Syahputra dari Kecamatan Sukasari terpilih sebagai Finalis Unggulan Top 6, bersama perwakilan putri dari SMA Plus Al Ghifari.

Melalui ajang ini, para Duta GenRe Kota Bandung 2026 diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif melakukan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada remaja. Dengan demikian, generasi muda Kota Bandung dapat semakin siap merencanakan masa depan yang sehat, produktif, dan berkualitas.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

Berita Terkait

Satekah Polah Ngabela Nu Susah! Aksi Sosial Bagong Mogok Bikin Haru Warga Palabuhanratu.
Pemdes Cimaja Gelar Musrenbangdes, Tetapkan RKP Desa 2027 dan Usulan 2028
Polisi Sukabumi Ini Bikin Salut! Dari Gadaikan SK Hingga Bangun Pesantren Mobile
10 Ketua FSDS se-Kecamatan Palabuhanratu Dikukuhkan, Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat
Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit
Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak
Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Satekah Polah Ngabela Nu Susah! Aksi Sosial Bagong Mogok Bikin Haru Warga Palabuhanratu.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Pemdes Cimaja Gelar Musrenbangdes, Tetapkan RKP Desa 2027 dan Usulan 2028

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Polisi Sukabumi Ini Bikin Salut! Dari Gadaikan SK Hingga Bangun Pesantren Mobile

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

10 Ketua FSDS se-Kecamatan Palabuhanratu Dikukuhkan, Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit

Berita Terbaru