GELIATMEDIA.COM – Suasana Sabtu malam di Jalan Jakarta, Kota Bandung, berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati sepanjang jalur Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Sabtu (16/5/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari ketika trotoar dan pinggir jalan mulai dipenuhi warga yang ingin menyaksikan iring-iringan budaya dari dekat.
Kirab budaya yang berlangsung dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate itu menjadi magnet warga dari berbagai wilayah di Bandung dan sekitarnya. Banyak penonton membawa bendera kecil, ponsel untuk mengabadikan momen, hingga anak-anak yang duduk di pundak orang tuanya demi melihat parade budaya yang melintas.
Sorotan utama malam itu tertuju pada Dedi Mulyadi yang tampil menunggang kuda putih sambil menyapa masyarakat di sepanjang rute kirab. Kehadirannya langsung disambut sorak-sorai warga yang memenuhi titik pengamanan di Jalan Jakarta.
Parade budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat tampil bergantian memeriahkan acara. Warna-warni kostum tradisional, denting angklung, suara rampak kendang, hingga kendaraan hias membuat suasana malam Bandung terasa seperti panggung budaya terbuka yang dipenuhi semangat kebersamaan.
Di balik kemeriahan tersebut, petugas gabungan tampak bekerja ekstra mengurai kepadatan kendaraan dan kerumunan warga. Beberapa kali arus lalu lintas sempat tersendat akibat tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mendekat ke jalur kirab.
“Capek sih, tapi senang. Bandung jadi terasa hidup lagi,” ujar Dedi (41), warga Antapani yang datang bersama keluarganya.
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 merupakan gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung sebagai bagian dari peringatan Milangkala Tatar Sunda. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat identitas budaya Sunda sekaligus menjadi ruang kolaborasi budaya lintas daerah di Jawa Barat.
Peserta kirab terdiri dari komunitas seni budaya, pasukan berkuda, kelompok kesenian tradisional, hingga perwakilan pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Iring-iringan juga dimeriahkan dengan kehadiran kereta kencana dan atraksi budaya khas Sunda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Dedi Mulyadi, perwakilan Pemerintah Kota Bandung, unsur Dinas Perhubungan Jawa Barat, Polrestabes Bandung, komunitas budaya, serta tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, sebelumnya menjelaskan jalur kirab sepanjang 3,5 kilometer telah dipersiapkan khusus agar masyarakat dapat menikmati pertunjukan budaya dengan aman dan tertib.
Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Bandung, Asep Saepudin, mengatakan sekitar 700 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya acara.
Kirab Milangkala dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa Kota Bandung dan Jawa Barat masih memiliki kekuatan budaya serta solidaritas masyarakat yang terus terjaga hingga kini.***
Reporter : Mia






