GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong penataan kembali kawasan wisata Bukit Karangpara yang sempat viral dan ramai dikunjungi wisatawan. Upaya ini dilakukan agar potensi wisata Karangpara dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi bersama lintas instansi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menggelar pertemuan guna membahas langkah strategis pengembangan kawasan Karangpara.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan bahwa penataan Karangpara perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dengan melibatkan peran aktif masyarakat setempat.
“Karangpara memiliki potensi wisata yang sangat besar. Namun agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, pengelolaannya harus terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujarnya.senin (2/2/2026)
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang didorong adalah menjadikan Desa Kebon Mangga sebagai desa wisata. Melalui konsep desa wisata, pengembangan Karangpara diharapkan tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, serta peningkatan ekonomi lokal.
“Dengan status desa wisata, pengelolaan potensi Karangpara bisa lebih optimal, mulai dari penataan kawasan, pengembangan atraksi, hingga peningkatan kapasitas Pokdarwis dan pelaku wisata lokal,” tambahnya.
Ali Iskandar menegaskan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi lintas sektor agar pengembangan Karangpara berjalan sesuai rencana dan tidak bersifat sesaat.
“Harapannya, Karangpara dapat kembali menjadi destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah,” pungkasnya.***
Reporter : Gandi






