Perkuat Konservasi Laut, Komunitas PENYU Jaga Ekosistem Terumbu Karang Palabuhanratu

- Admin

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Aksi nyata pelestarian laut dilakukan Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU)

Aksi nyata pelestarian laut dilakukan Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU)

GELIATMEDIA.COM – Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU) melaksanakan aksi revitalisasi dan penanaman terumbu karang sebagai upaya pelestarian lingkungan laut sekaligus mendorong pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan di kawasan pesisir Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-2 Komunitas PENYU Tahun 2025 melalui agenda Snorkel Camp Konservasi Angkatan ke-3 dan ke-4. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Desember 2025, berlokasi di Pantai Batu Bintang, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu.

Pengawas Komunitas PENYU, Wan Wan, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan laut sejak dini, khususnya kepada generasi muda. Menurutnya, terumbu karang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dukung Penuh Pelestarian Tradisi Budaya Bhakti Sedekah Bumi di Desa Girijaya

“Melalui snorkel camp dan penanaman terumbu karang, kami ingin mengajak generasi muda mengenal ekologi kelautan secara langsung sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian wilayah pesisir,” ujar Wan Wan, Senin (22/12/2025).

Program konservasi tersebut mengusung tema “Konservasi Terumbu Karang” dan menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan komunitas lingkungan, generasi muda, pemerintah, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian alam.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Sukabumi Apresiasi Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur'an

Selain kegiatan transplantasi terumbu karang, rangkaian acara juga diisi dengan edukasi kelautan, aksi bersih-bersih pantai dan dasar laut, pelepasan biota laut, serta pengenalan wisata minat khusus seperti snorkeling, free diving, dan scuba diving.

Pengawas Komunitas PENYU lainnya, Apra, menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk sebagai wadah lintas elemen masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi kesejahteraan melalui perlindungan dan pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah perairan laut.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong Palabuhanratu menjadi destinasi eduwisata bahari unggulan yang edukatif, konservatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem laut.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Rekrutmen Pegawai di PT Glostar Indonesia Mencuat, LPI: Nilainya Fantastis!

Sementara itu, Trisa Amalia dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan konservasi yang dilakukan Komunitas PENYU. Menurutnya, potensi terumbu karang di kawasan Pantai Selatan Sukabumi sangat baik, namun belum banyak tereksplorasi.

“Kami sangat mendukung penanaman terumbu karang ini. Potensi laut Sukabumi sangat bagus dan harus dijaga bersama agar ekosistem terumbu karang tetap lestari,” ujar Trisa.

 

(Red)

 

Berita Terkait

Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:39 WIB

Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156

Sabtu, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!