Terinspirasi Gunung Mas Bogor, Dispar Sukabumi Rancang Kereta Gantung Wisata Pondok Halimun

- Admin

Senin, 2 Februari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memproyeksikan pengembangan wahana kereta gantung.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memproyeksikan pengembangan wahana kereta gantung.

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memproyeksikan pengembangan wahana kereta gantung di kawasan wisata Pondok Halimun sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata berbasis alam dan petualangan. Rencana tersebut dinilai berpotensi menghadirkan beragam wahana baru sekaligus menarik minat investor di sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa pengembangan kereta gantung di Pondok Halimun terinspirasi dari keberhasilan pengelolaan kawasan wisata Gunung Mas, Bogor. Menurutnya, konsep tersebut dapat direplikasi dengan penyesuaian terhadap karakteristik alam dan potensi lokal Sukabumi.

Baca Juga :  Dispar Aktifkan Kembali Tolgate Retribusi Wisata, Ini Penjelasannya

“Kereta gantung di Pondok Halimun kami proyeksikan menjadi salah satu ikon wisata baru. Seperti yang kita lihat di Gunung Mas Bogor, wahana ini mampu menghadirkan banyak atraksi dan menarik minat investor. Konsep tersebut akan kami replikasi dan sesuaikan dengan kondisi di Pondok Halimun,” ujarnya, Senin (2/2/2026)

Baca Juga :  Wisatawan Mulai Padati Palabuhanratu dan Cisolok di H+2 Lebaran

Ia menjelaskan, keberadaan kereta gantung tidak hanya berfungsi sebagai sarana wisata, tetapi juga memberikan pengalaman petualangan yang unik bagi wisatawan. Pemandangan hamparan kebun teh yang luas, kabut yang menyelimuti kawasan, serta suasana alam dari ketinggian diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri.

“Pengalaman naik kereta gantung di tengah rintik hujan dengan kabut yang menyelimuti kebun teh memberikan kesan yang magis. Sensasi seperti inilah yang ingin kami hadirkan di Pondok Halimun sebagai destinasi wisata unggulan,” tambahnya.

Baca Juga :  Lonjakan Wisatawan Warnai Libur Panjang Maulid Nabi di Geyser Cisolok

Ali Iskandar berharap, pengembangan wahana tersebut dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Dengan pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan, kami optimistis Pondok Halimun dapat berkembang menjadi destinasi wisata petualangan yang berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.***

 

 

(Tono)

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi
Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar
Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan
Tingkatkan Daya Saing, Sukabumi Perkuat Pengelolaan Destinasi Wisata
Dispar Dorong Kebersihan Jalur Wisata Palabuhanratu-Cisolok Pasca Libur Lebaran
Dinas Pariwisata Sukabumi Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi
Dispar Aktifkan Kembali Tolgate Retribusi Wisata, Ini Penjelasannya
Tak Sekadar Pemugaran, TPU Cikadut Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:36 WIB

Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi

Kamis, 30 April 2026 - 20:32 WIB

Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar

Kamis, 9 April 2026 - 14:08 WIB

Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan

Minggu, 5 April 2026 - 06:56 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Sukabumi Perkuat Pengelolaan Destinasi Wisata

Jumat, 3 April 2026 - 18:51 WIB

Dispar Dorong Kebersihan Jalur Wisata Palabuhanratu-Cisolok Pasca Libur Lebaran

Berita Terbaru

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

error: Content is protected !!