GELIATMEDIA.COM – Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dhila Nurdian, pada 2025 mulai direalisasikan. Sejumlah kebutuhan warga kini diwujudkan melalui penyediaan fasilitas yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.
Salah satu realisasi tersebut berupa penyerahan dua unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah kepada masyarakat Kampung Babadan, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/10/2026).
Dhila Nurdian, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengatakan bahwa bantuan kendaraan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses tahun 2025.
Menurutnya, kebutuhan kendaraan pengangkut sampah menjadi salah satu usulan yang cukup dominan karena berkaitan langsung dengan kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Dari kebutuhan awal sebanyak tiga unit, baru dua kendaraan yang dapat direalisasikan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Memang ada masyarakat yang menyampaikan ingin sekali mempunyai kendaraan pengangkut sampah karena sangat dibutuhkan. Awalnya kebutuhannya tiga unit, tetapi karena anggaran hanya cukup untuk dua, kami mencukupkan dua unit. Yang terpenting manfaatnya bisa tersampaikan kepada masyarakat,” ujar Dhila.
Dua kendaraan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat wilayah Babadan, khususnya RT 29 dan RT 30 di Sirnagalih. Pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat setempat, termasuk tanggung jawab dalam pemanfaatan dan pemeliharaannya.
Dhila menjelaskan, proses realisasi aspirasi tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Usulan masyarakat terlebih dahulu diperjuangkan, kemudian dikawal bersama hingga fasilitas tersebut dapat diserahkan kepada penerima manfaat.
“Ini memang aspirasi langsung dari masyarakat. Kami ajukan, kemudian langsung mendatangkan DLH. Prosesnya kami kawal bersama dan alhamdulillah pihak DLH membantu sampai akhirnya hari ini bisa dilakukan penyerahan,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan kendaraan tersebut secara optimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Evaluasi juga tetap terbuka untuk memastikan fasilitas yang diberikan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kami berharap masyarakat bisa menjaga apa yang sudah diberikan ini. Harapannya kendaraan ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat,” ucapnya.
Selain bantuan kendaraan pengangkut sampah di Palabuhanratu, sejumlah aspirasi hasil reses Dhila pada 2025 juga telah direalisasikan di wilayah lainnya.
Di antaranya perbaikan jalan di wilayah Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Pekerjaan tersebut kini telah dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Realisasi lainnya dilakukan di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara. Menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, sebanyak dua unit tangki air telah disalurkan. Selain itu, sebanyak 13 unit piramida sampah juga diberikan untuk membantu pengelolaan sampah berbasis lingkungan di tingkat masyarakat.
“Setelah saya selesai cuti, saya langsung turun ke lapangan. Alhamdulillah beberapa aspirasi sudah terealisasi, mulai dari jalan di Buanajaya Kecamatan Bantargadung, dua tangki air bersih dan 13 unit piramida sampah di Kertamukti Kecamatan Warungkiara,” jelas Dhila.
Dhila menegaskan, perjuangan terhadap aspirasi masyarakat tidak terbatas pada satu jenis kebutuhan. Ia tetap membuka ruang untuk memperjuangkan berbagai fasilitas di wilayah lain sesuai kebutuhan warga dan ketersediaan anggaran.
Sementara itu, berdasarkan hasil kegiatan reses terbaru, kebutuhan masyarakat mulai berkembang mengikuti kondisi di lapangan. Salah satu persoalan yang banyak disampaikan warga saat ini adalah kebutuhan air bersih, terutama di tengah musim kemarau.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi untuk menunjang kebutuhan pertanian. Aspirasi tersebut telah diperjuangkan dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun berikutnya.
Menurut Dhila, realisasi hasil reses merupakan bagian penting dari tanggung jawab wakil rakyat dalam menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia berharap setiap usulan warga tidak sekadar menjadi catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai kemampuan anggaran serta kewenangan pemerintah.
“Yang banyak disampaikan masyarakat sekarang adalah kebutuhan air bersih karena sedang kemarau. Selain itu, ada juga kebutuhan irigasi. Untuk irigasi, sudah saya perjuangkan dan mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi,” pungkasnya.
Reporter : Gandi








Komentar