Dinas Pertanian Dorong Optimalisasi Lahan dengan Teknologi Pertanian Modern

- Admin

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi gelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi gelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM

GELIATMEDIA.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian dengan mengusung tema “Optimalisasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi melalui Pemanfaatan Teknologi Pertanian Modern”, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sri Hastuti Harahap. Acara ini merupakan kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kementerian Pertanian RI.

Baca Juga :  PT Golden dan Pemkab Sukabumi Tindaklanjuti Isu Banjir, Investigasi Lapangan Dilakukan

Dalam sambutannya, Sri Hastuti Harahap menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya dalam memperluas LTT padi. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petani dan penyuluh agar mampu mengadopsi teknologi tepat guna yang dapat membantu efisiensi dan efektivitas proses pertanian.

Baca Juga :  Ibu Korban Kecelakaan Maut di Jalan Siliwangi Belum Terima Kompensasi dari Perusahaan

“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap para petani dan penyuluh bisa lebih memahami dan menerapkan teknologi modern dalam kegiatan bertani, termasuk dalam merencanakan waktu tanam yang tepat,” ujar Sri Hastuti.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Sistem Informasi Adaptif Perencanaan Tanam (SIAP TANI) versi 2.0, yakni sebuah sistem berbasis website yang dikembangkan Kementerian Pertanian. Sistem ini dirancang untuk membantu petani dalam merencanakan waktu tanam dan menentukan luas tanam komoditas pangan strategis seperti padi, jagung, dan kedelai.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Sukabumi Lakukan Pendataan dan Usulan Perbaikan Pascabencana

Sri Hastuti menambahkan bahwa dengan penggunaan sistem ini, diharapkan keputusan tanam bisa lebih tepat sasaran, mengurangi risiko gagal panen, serta mendukung peningkatan produksi pangan di daerah.

“Kami optimis, melalui pemanfaatan teknologi ini, Kabupaten Sukabumi dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutupnya.***

 

(Red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Antikorupsi Digelar di Gedung Merdeka, Dorong Peran Pemuda di Jawa Barat
Walikota Bandung Tetapkan Kriteria Pengelola Baru Bandung Zoo
Bupati Bandung Tampil di Forum Internasional, Dorong Penguatan Layanan PAUD Asia Tenggara
DPRD Kota Bandung Bahas Integrasi Data UMKM dan Pengembangan Aplikasi Belanja Online
Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi Resmi Dimulai
Komisi VII DPR RI Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi
Polresta Bandung Ikuti Anev Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kriminalitas dan Laka Lantas Menurun Signifikan
Polsek Cimahi Intensifkan Patroli KRYD, Situasi Kamtibmas Terpantau Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:09 WIB

Seminar Antikorupsi Digelar di Gedung Merdeka, Dorong Peran Pemuda di Jawa Barat

Kamis, 9 April 2026 - 20:42 WIB

Walikota Bandung Tetapkan Kriteria Pengelola Baru Bandung Zoo

Kamis, 9 April 2026 - 20:36 WIB

Bupati Bandung Tampil di Forum Internasional, Dorong Penguatan Layanan PAUD Asia Tenggara

Kamis, 9 April 2026 - 17:50 WIB

Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi Resmi Dimulai

Minggu, 5 April 2026 - 06:32 WIB

Komisi VII DPR RI Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!