Bappelitbangda Dorong Hilirisasi Pertanian Lewat Kemitraan Petani dan Industri

- Admin

Senin, 4 Agustus 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bappelitbangda dorong perluasan kemitraan petani dengan dunia usaha sebagai bagian dari strategi hilirisasi pertanian daerah.

Bappelitbangda dorong perluasan kemitraan petani dengan dunia usaha sebagai bagian dari strategi hilirisasi pertanian daerah.

GELIATMEDIA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menyambut positif gerakan panen raya cabai di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Senin (28/7/2025).

Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong hilirisasi sektor pertanian melalui kolaborasi antara petani dan dunia usaha.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menilai bahwa pola kemitraan antara petani dan PT. Paskomnas Niaga Utama merupakan bentuk nyata dari sinergi pembangunan pertanian yang terintegrasi dengan pasar.

Baca Juga :  Bappelitbangda Ajak Masyarakat Jadikan Hari Jadi ke-155 sebagai Momentum Penguatan Komitmen Pembangunan

“Ini contoh konkret bagaimana sektor pertanian bisa dihubungkan langsung dengan pasar induk melalui mekanisme kemitraan. Model seperti ini perlu diperluas karena sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah,” ujar Aep.

Menurut Aep, langkah yang diambil Desa Cipeuteuy bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga sejalan dengan strategi pengembangan wilayah berbasis potensi unggulan lokal.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Bahas LKPJ Bupati 2025 dan Arah Pembangunan 2027

“Kami di Bappelitbangda melihat ini sebagai bentuk awal hilirisasi yang sesungguhnya. Ketika hasil pertanian memiliki pasar yang jelas dan tetap, maka ekonomi lokal akan tumbuh lebih kuat,” tambahnya.

Aep juga menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat mendukung visi daerah dalam mewujudkan Sukabumi yang lebih maju dan berdaya saing, terutama melalui penguatan sektor agropolitan dan agroindustri.

Baca Juga :  Sekda dan DPD Knpi Bahas Persiapan Hari Sumpah Pemuda Ke 96

“Dari sisi perencanaan, pola seperti ini akan kami dorong masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan ke depan, agar menjadi role model bagi desa lain,” tandasnya.

Dengan pola tanam yang terjadwal dan pendistribusian hasil yang terjamin, menurut Aep, kegiatan panen raya cabai di Cipeuteuy menjadi contoh ideal sinergi antara sektor hulu dan hilir dalam sistem pertanian modern berbasis kawasan.***

 

(Red)

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Jalan
Kepala Baperida Dampingi Sekda Sambut Aspirasi Driver Online Terkait Transportasi Berbasis Aplikasi
Permohonan Lahan untuk Gedung Koperasi Merah Putih Ditolak PTPN VIII, Pemdes Cibodas Mengaku Kecewa
Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Karakter Aparatur Lewat Kegiatan Keagamaan
Audiensi DPRD dan Bapeksi Dorong Tindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran SLF
Baperida Hadiri Pembahasan Strategi Peningkatan Pelayanan Perizinan di Sukabumi
Puskeswan Sukalarang Bersama Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Hewan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WIB

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:29 WIB

Kepala Baperida Dampingi Sekda Sambut Aspirasi Driver Online Terkait Transportasi Berbasis Aplikasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:26 WIB

Permohonan Lahan untuk Gedung Koperasi Merah Putih Ditolak PTPN VIII, Pemdes Cibodas Mengaku Kecewa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:20 WIB

Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Karakter Aparatur Lewat Kegiatan Keagamaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!