Sekda Buka Bimtek TOT Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

- Admin

Selasa, 22 April 2025 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sekda Sukabumi, Ade Suryaman, membuka kegiatan Bimtek TOT Pendampingan Kasus Kekerasan, Eksploitasi, dan Diskriminasi terhadap Perempuan dan Anak di Pendopo Sukabumi.

Sekda Sukabumi, Ade Suryaman, membuka kegiatan Bimtek TOT Pendampingan Kasus Kekerasan, Eksploitasi, dan Diskriminasi terhadap Perempuan dan Anak di Pendopo Sukabumi.

GELIATMEDIA.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Training of Trainers (TOT) Pendampingan Kasus Kekerasan, Eksploitasi, dan Diskriminasi (KED) terhadap Anak dan Perempuan, yang digelar pada Selasa (22/04/2025) di Pendopo Sukabumi.

Kegiatan yang diikuti oleh 57 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para petugas lapangan dalam menangani kasus KED, sekaligus meminimalisir jumlah kasus yang menimpa perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Eki Radiana Rizki.

Baca Juga :  CSR Bank BJB Dorong Pemulihan Sosial dan Ekonomi Korban Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi

Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber dari UPTD PPA dan DP3A KB Provinsi Jawa Barat, serta dari Central Paramarta Cibadak.

Dalam sambutannya, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan telah menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional maupun global. Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk melindungi kelompok rentan tersebut.

Baca Juga :  Bappelitbangda Sukabumi Mengucapkan Hari Pembentukan dan Penelitian Fisika LIPI

“Termasuk di dalamnya upaya menghentikan kekerasan fisik, seksual, psikis, hingga penelantaran dan eksploitasi, seperti perdagangan orang,” ujar Ade.

Baca Juga :  DPRD Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilbup 2029

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi turut berkomitmen dalam menangani kasus-kasus KED melalui berbagai tahapan, mulai dari pencegahan, penanganan, penjangkauan, hingga rehabilitasi dan integrasi sosial.

“Saya berharap Bimtek ini mampu menambah wawasan, keterampilan, serta menciptakan kolaborasi dan sinergi yang kuat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya.***

 

 

Berita Terkait

RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi
DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum
Jangan Tunggu Gejolak! DPRD Sukabumi Desak Pemda Segera Sikapi Kasus Kades Tamanjaya
Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa
Ketidakhadiran PD Disorot, DPRD Sukabumi Tekankan Raperda Harus Dibahas Serius
327 Pejabat Dilantik, Tiga Pejabat Baru Isi Posisi Strategis di Baperida Kabupaten Sukabumi
Revisi Perda Nomor 8 Tahun 2023, DPMD Sukabumi Dukung Penguatan Tenaga Kerja Lokal
Dishub Sukabumi Amankan Jalur Lalu Lintas Saat Kunjungan Wakil Ketua DPR RI ke Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:40 WIB

DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Jangan Tunggu Gejolak! DPRD Sukabumi Desak Pemda Segera Sikapi Kasus Kades Tamanjaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:16 WIB

327 Pejabat Dilantik, Tiga Pejabat Baru Isi Posisi Strategis di Baperida Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!