Banjir di Palabuhanratu Rendam Dua Hektare Sawah, Petani Tidak Alami Gagal Panen

- Admin

Senin, 10 Maret 2025 - 19:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Banjir besar yang melanda Palabuhanratu pada 5 Maret 2025 menggenangi sekitar dua hektare sawah di Kelurahan Palabuhanratu, terutama di Majlis RW 19. Meski terdampak, mayoritas petani telah lebih dulu memanen hasil pertanian mereka, sehingga tidak mengalami gagal panen.

Banjir besar yang melanda Palabuhanratu pada 5 Maret 2025 menggenangi sekitar dua hektare sawah di Kelurahan Palabuhanratu, terutama di Majlis RW 19. Meski terdampak, mayoritas petani telah lebih dulu memanen hasil pertanian mereka, sehingga tidak mengalami gagal panen.

GELIATMEDIA.COM – Banjir yang melanda Kelurahan Palabuhanratu pada Kamis malam (5/3/2025) menyebabkan kerusakan di berbagai sektor, termasuk permukiman warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian.

Salah satu area yang terdampak cukup parah adalah persawahan di wilayah Majlis RW 19, di mana sekitar dua hektare sawah terendam air.

Baca Juga :  Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Evakuasi Dilakukan di Desa Cidadap

Menurut Winda, S.Pi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Palabuhanratu, skala banjir tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hampir seluruh wilayah kelurahan terdampak banjir. Berdasarkan laporan Ketua Gapoktan, sekitar dua hektare sawah tergenang air. Namun, beruntung sebagian besar petani sudah melakukan panen sebelum bencana terjadi,” ujar Winda saat dikonfirmasi pada Senin (10/3/2025).

Baca Juga :  LPI Desak Pemeriksaan Plt Kepala Inspektorat Banten Terkait Dugaan Keterlibatan dalam Penyimpangan Pengadaan

Lebih lanjut, Winda menjelaskan bahwa sistem irigasi secara umum masih berfungsi dengan baik.

“Alhamdulillah, tidak ada kerusakan parah pada irigasi. Hanya saluran sekunder atau daerah aliran sungai (DAS) yang mengalami kerusakan di tiga titik,” tambahnya.

Baca Juga :  Padi dan Jagung Melonjak, Dinas Pertanian Sukabumi Raih Prestasi Nasional

Meskipun sawah sempat terendam, banjir kali ini tidak sampai menyebabkan gagal panen karena mayoritas petani sudah lebih dulu memanen hasil tanam mereka.***

 

Reporter : Asep T

 

 

Berita Terkait

Karang Taruna Desa Cikakak Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Santai dan Hiburan
Ribuan Warga Memadati Alun-alun Cangehgar, KORMI Sukabumi Genjot Olahraga Masyarakat
Musdes Desa Cimaja Bahas RKPDes 2027, Warga Sampaikan Beragam Aspirasi Pembangunan
Bukan Undian! Owner PT Jatmika Banda Saputra Bawa Pulang Suzuki Carry dari Fortress di Bandung
BuildNext One Day Exhibition 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Industri Konstruksi dan Properti
Gegap Gempita HUT ke-81 RI, Sukabumi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan
RS Kebonjati Semarakkan HUT ke-81 RI dan Usia ke-78 dengan Kebersamaan
SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Ribuan Warga Memadati Alun-alun Cangehgar, KORMI Sukabumi Genjot Olahraga Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Musdes Desa Cimaja Bahas RKPDes 2027, Warga Sampaikan Beragam Aspirasi Pembangunan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Bukan Undian! Owner PT Jatmika Banda Saputra Bawa Pulang Suzuki Carry dari Fortress di Bandung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:13 WIB

BuildNext One Day Exhibition 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Kolaborasi Industri Konstruksi dan Properti

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gegap Gempita HUT ke-81 RI, Sukabumi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!