Polres Sukabumi Gelar FGD, Bahas Sinergi dengan Dunia Pendidikan untuk Cegah Kenakalan Remaja

- Admin

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Polres Sukabumi menggelar Focus Grup Discussion (FGD) di GISBH, Cikakak, untuk memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam menangani kenakalan remaja dan menciptakan Harkamtibmas yang kondusif.

Polres Sukabumi menggelar Focus Grup Discussion (FGD) di GISBH, Cikakak, untuk memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam menangani kenakalan remaja dan menciptakan Harkamtibmas yang kondusif.

GELIATMEDIA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menggelar Focus Group Discussion (FGD) di GISBH, Kecamatan Cikakak, pada Rabu (12/2/2025).

Diskusi ini bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menangani perilaku menyimpang pelajar serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Sukabumi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan lembaga pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam membangun masa depan generasi muda, khususnya pelajar.

Baca Juga :  Dishub Kabupaten Sukabumi Amankan Arus Lalu Lintas Saat Pelantikan 327 Pejabat

Ia menyoroti dampak perkembangan teknologi dan meningkatnya interaksi sosial di kalangan remaja yang dapat memicu kenakalan. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan solusi konkret dan kerja sama antara Polri dan dunia pendidikan.

“Kita memiliki tugas utama untuk menyiapkan pembangunan berkelanjutan yang didukung oleh generasi muda dengan mental patriotisme dan idealisme yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Samian mengungkapkan bahwa faktor internal, seperti kondisi keluarga yang kurang harmonis (broken home), menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja.

Baca Juga :  Hari Pahlawan, Anggota DPRD Sukabumi Dorong Kebijakan Pro-Rakyat

Oleh karena itu, FGD ini diharapkan dapat menghasilkan solusi berdasarkan aturan dan konsep yang tepat untuk mengantisipasi fenomena tersebut.

“Diskusi ini kita harapkan dapat melahirkan kebijakan yang berdasarkan kaidah dan teori yang kuat, sehingga dapat menjadi landasan dalam pencegahan kenakalan remaja ke depan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tren kenakalan remaja yang semakin meningkat dengan berbagai bentuk perilaku menyimpang. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk berinovasi dalam mendampingi pelajar dengan cara yang lebih kreatif.

Baca Juga :  Mobil Sabumi Beroperasi, Dinas Perkim Siap Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi Warga

“Dengan keterbatasan personel, Polres Sukabumi tetap berupaya maksimal dalam menekan angka kenakalan remaja di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami turut menyoroti maraknya kenakalan remaja yang dipicu oleh geng motor.

Ia berharap permasalahan ini dapat diatasi secara bersama-sama demi masa depan generasi muda dan ketertiban masyarakat.

“Kita harus mengantisipasi meningkatnya kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan mereka serta meresahkan masyarakat,” pungkasnya.***

 

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru