Tanah Longsor di Desa Loji, Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana

- Admin

Kamis, 26 Desember 2024 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tanah Longsor di Desa Loji, Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana

Tanah Longsor di Desa Loji, Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana

GELIATMEDIA.COM – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lokasi bencana tanah longsor di Kampung Cimapag, RT 03 RW 09 Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kamis (26/12/2024).

Peristiwa longsor yang terjadi pada Rabu (25/12) pukul 15.00 WIB ini mengakibatkan ruas jalan Bagbagan-Kiaradua tertutup material sepanjang 50 meter.

Longsor tersebut tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga memengaruhi roda perekonomian di wilayah itu. Saat ini, upaya evakuasi sedang dilakukan dengan menggunakan sejumlah alat berat untuk membersihkan material longsoran.

Baca Juga :  Kadis Pariwisata Puji Potensi Wisata Desa Mandrajaya di Geopark Ciletuh Sukabumi 2024

Bupati Marwan Hamami menyatakan, pemerintah daerah berupaya maksimal agar akses jalan alternatif Palabuhanratu-Jampang dapat segera normal kembali.

“Komunikasi semua pihak sudah berjalan dengan baik. Saat ini, petugas di lapangan sedang fokus pada proses evakuasi material longsor,” ujarnya.

Baca Juga :  Bappelitbangda Apresiasi Peresmian Baim Sport Center sebagai Wujud Kemajuan Daerah

Ia menambahkan, meskipun bencana ini berdampak pada aktivitas warga lokal, hal tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap wisatawan.

“Menurut saya, ini tidak berdampak pada wisatawan yang ingin berlibur di akhir tahun. Masih banyak jalan alternatif menuju kawasan wisata, seperti Geopark Ciletuh,” jelas Marwan.

Baca Juga :  Wabup Tegaskan Penanganan Stunting Memerlukan Upaya Lintas Sektor Terintegrasi

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor.

“Kewaspadaan penting untuk mencegah risiko yang lebih besar, terutama di musim hujan seperti sekarang ini,” tutupnya.

Proses pembersihan material longsor terus berlangsung, sementara pemerintah daerah memastikan kelancaran akses transportasi dan keselamatan warga menjadi prioritas utama.***

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru