Bupati Sukabumi Tinjau Proyek Jembatan Cilalay, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga

- Admin

Selasa, 26 November 2024 - 15:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bupati Sukabumi Tinjau Proyek Jembatan Cilalay, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga

Bupati Sukabumi Tinjau Proyek Jembatan Cilalay, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga

GELIATMEDIA.COM – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melakukan kunjungan ke proyek pembangunan Jembatan Cilalay di Kecamatan Warungkiara. Jembatan baru yang menghubungkan dua desa di kecamatan ini diharapkan selesai pada Desember 2024.

Jembatan Cilalay yang baru dibangun dengan kapasitas menahan beban hingga 8 ton, dua kali lipat lebih kuat dibandingkan jembatan lama di sebelahnya.

Bupati Marwan mengatakan kapasitas jembatan ini akan mempermudah warga membawa hasil pertanian dalam jumlah lebih besar.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Apel Pagi, Dorong Kinerja Lebih Baik di Tahun 2025

“Dengan kapasitas dua kali lipat dari jembatan lama, hasil bumi bisa dibawa lebih banyak,” jelasnya.

Ia optimistis jembatan ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian warga setempat, terutama dalam memperlancar akses transportasi.

Bupati Marwan juga menyampaikan bahwa proyek ini akan rampung sesuai jadwal pada pertengahan Desember 2024, sesuai dengan kontrak pembangunan.

“Saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 90 persen. Insya Allah sebentar lagi selesai,” ujarnya. Selasa (26/11/2024)

Baca Juga :  Dispar Wajibkan Seluruh Destinasi Wisata Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

Sementara itu, jembatan lama yang berada di samping jembatan baru masih dapat difungsikan oleh masyarakat.

Bupati Marwan bahkan mengusulkan agar jembatan lama dijadikan area wisata lokal atau ikon daerah dengan tambahan pencahayaan.

“Dengan diberi lampu, jembatan lama bisa dimanfaatkan untuk rekreasi warga sekitar,” katanya.

Antusiasme warga pun tinggi terhadap rampungnya jembatan baru ini. Iyus, warga Desa Bantarkalong, mengungkapkan harapannya agar jembatan baru segera bisa digunakan. Selama ini, warga harus bergantian saat melintas di jembatan lama.

Baca Juga :  Monitoring Lokasi Bencana Longsor di Sukabumi, Anggota DPRD dan BPBD Turun ke Lapangan

“Semoga dengan jembatan baru ini tidak perlu lagi bergantian saat melintas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jembatan baru yang mampu menahan beban lebih besar akan membantu dalam membawa hasil pertanian secara lebih efisien.

“Selama ini, kalau pakai mobil hanya bisa membawa sedikit barang. Mudah-mudahan jembatan baru ini bisa meningkatkan kapasitas muatan,” harapnya.***

 

 

Berita Terkait

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan
Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam
Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan
Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
Semarak HJKS ke-156 Dimulai, Sukabumi Siapkan Expo, UMKM hingga Job Fair
Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:20 WIB

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Jumat, 4 September 2026 - 13:22 WIB

Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Jumat, 4 September 2026 - 04:33 WIB

Festival Kopi Sukabumi II, Asep Japar Dorong Kopi Lokal Kembali Jadi Emas Hitam

Kamis, 3 September 2026 - 20:06 WIB

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan Pramuka PUI di Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:00 WIB

Bupati Sukabumi Geram, Dugaan Intimidasi Kepsek Dinilai Cederai Profesionalisme Pers

Berita Terbaru

error: Content is protected !!