Dua ABK Kapal yang Hilang di Perairan Sukabumi Berhasil Diselamatka

- Admin

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

ABK, Kapal Hilang, Pol Aerud, Ujung Genting, Ciracap, Polres Sukabumi

ABK, Kapal Hilang, Pol Aerud, Ujung Genting, Ciracap, Polres Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Dua anak buah kapal (ABK) dari kapal congkreng Setia Jaya-17 yang hilang kontak di perairan Ujung Genteng, Sukabumi, sejak 4 Oktober 2024, berhasil diselamatkan oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Sukabumi pada Minggu (6/10/2024).

Menurut laporan, peristiwa tersebut bermula dari ledakan genset di kapal, yang mengakibatkan kebakaran dan membuat kapal terbalik. Setelah hilang kontak selama dua hari, kedua ABK akhirnya berhasil dievakuasi ke Dermaga PPN Palabuhanratu oleh Sat Polairud Polres Sukabumi.

Baca Juga :  Jaga Kondusivitas Wilayah, Polres Sukabumi Gelar Apel Besar Harkamtibmas

Kronologis kejadian menyebutkan bahwa kedua ABK ditemukan oleh KM Bintang Bahari 88 sekitar 30 mil dari perairan Ujung Genteng, dalam keadaan terombang-ambing di atas kapal yang sudah terbalik.

Identitas Kapal:

Baca Juga :  DKM Masjid Agung Palabuhanratu Terima Bantuan Ambulance dari BAZNAS

Nama Kapal: KM Setia Jaya 17

Jenis Kapal: Congkreng / Fiber

Mesin: Yamaha 15 PK

Identitas Crew Kapal:

1. Iwan (45), nelayan sekaligus tekong kapal, warga Kp. Pasir Pogor, Desa Loji, Kec. Simpenan. Kondisi: Selamat.

2. Ekih (46), nelayan dan ABK kapal, warga Cipatir Palabuhanratu. Kondisi: Selamat.

Setelah dievakuasi ke Dermaga PPN Palabuhanratu, kedua ABK langsung dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, keduanya selamat dari insiden tersebut.

Baca Juga :  Dapat Ikan atau Tidak, yang Penting Kebersamaan: Kapolres Sukabumi Mancing Bareng Media

Saksi Mata:

Cepot (45), nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah.

Angga (35), nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP H. Tenda Sukendar, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa situasi selama proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali.***(Red)

 

Berita Terkait

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah
PT DMCG Gelar Rapat Koordinasi UKL-UPL Rencana Eksplorasi Panas Bumi Cisolok–Cisukarame

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa

Berita Terbaru