Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, Satu Korban Luka Ringan di Bagian Kepala

- Admin

Sabtu, 9 Maret 2024 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

GELIATMEDIA.COM – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan sebuah pohon jenis kayu puspa setinggi 25 meter menimpa dua rumah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada jumaat (8/3/2024) kemarin, sekitar pukul 18.30 Wib. Salah satu lokasinya di kampung Kiara Dua Rt 034 Rw 008, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan.

Baca Juga :  Babinsa Cimanggu Laksanakan Pendampingan Pembayaran Zakat Fitrah Di Desa

“Pada saat itu kondisi cuaca mengalami hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon jenis kayu puspa setinggi 25 meter dengan lebar 1 meter menimpa rumah milik Saepul Anwar (36 tahun) yang di huni 4 orang jiwa dan rumah milik lili Ruswandi 43 tahun) yang di huni 4 orang jiwa,” ujar Dandi sabtu (9/3/2024).

Dandi menengatakan bahwa saat kejadian tersebut pemilik rumah sedang dalam rumah, namaun tiba-tiba, pohon tersebut roboh menimpa bagian atap rumah.

Baca Juga :  Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Simbol Kebangsaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Akibat peristiwa tersebut, kata Dandi, istri Saepul, Nuraenu fatimatu azahra (23 tahun), menjadi korban.

“Saat itu pemilik rumah berada di dalam sedang mau melaksanakan sholat magrib dan tiba-tiba pohon menimpa bagian atap rumah, mengakibatkan istri Saepul mengalami luka ringan di bagian kepala. Saipul Anwar, suami korban, segera menolong dan mengevakuasi korban,” kata Dandi.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berakhir, Pengamanan Dilanjutkan Melalui KRYD

Selain merusak dua unit rumah, peristiwa ini juga mengakibatkan kerusakan pada bagian atap rumah dan barang-barang elektronik di dalamnya.

“Kalau kerugian di tapsir sekitar 50 juta. Kami memberikan himbauan ke masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi saat ini yang mulai memasuki musim penghujan rawan terjadinya longsor dan angin kencang,” tandasnya.***

 

( red )

Berita Terkait

Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak
Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat
Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara
Pemdes Citarik dan Kecamatan Palabuhanratu Sidak Pembangunan SPBU di Kampung Cilengsi
Karang Taruna Cikakak Gelar Bulan Bakti dan HUT ke-66, Dorong Pemuda Aktif Berkontribusi untuk Masyarakat
AKSIOMA KKMTS Palabuhanratu 2026 Digelar, Jaring Bibit Unggul di Bidang Seni dan Olahraga
Pisah Sambut Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari Digantikan AKP Yopi Hadisugara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara

Senin, 28 September 2026 - 15:05 WIB

Pemdes Citarik dan Kecamatan Palabuhanratu Sidak Pembangunan SPBU di Kampung Cilengsi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!