Bupati Marwan Paparkan Angka Inflasi di Kabupaten Sukabumi Dibawah Rata Rata Propinsi Dan Nasional 

- Admin

Selasa, 6 Februari 2024 - 11:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

GELIATMEDIA.COM – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara daring dari Pendopo, Senin, 5 Februari 2024. Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyelenggaraan layanan pemerintah daerah kepada penyandang disabilitas diikuti pula Forkopimda, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, beserta kepala perangkat daerah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, H.Marwan menyebutkan angka inflasi di Kabupaten Sukabumi berada di bawah rata-rata nasional dan Provinsi Jawa Barat. Sehingga, harga rata-rata kebutuhan bahan pokok relatif stabil.

Baca Juga :  Dinas PU Percepat Pembangunan Infrastruktur di Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Asep Japar

“Sukabumi (inflasinya) di bawah rata-rata nasional dan Jawa Barat. Jadi, sejauh ini kita tak perlu adanya operasi pasar murah. Harga masih pada aman,” ujarnya.

Bahkan untuk beras sendiri, menurutnya sudah sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Pemerintahan Desa Sanggrawayang Bersama Masyarakat gelar Musdes Pertanyakan Kinerja Aparatur Desa

“Kita ini salah satu lumbung padi. Jadi untuk lokal, stok aman,” ucapnya.

Meskipun begitu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengantisipasi berbagai hal. Terutama mengenai inflasi ini. Apalagi di musim penghujan ini, bisa memengaruhi stok kebutuhan bahan pokok.

“Cuaca hari ini harus diantisipasi juga. Ditakutkan memengaruhi stok kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Siap Dukung Program Prioritas Daerah dan Optimalisasi PAD

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan, angka inflasi di daerah masih banyak yang berada di atas rata-rata nasional. Meskipun, ada juga beberapa yang di bawah rata-rata nasional.

“Bagi yang di atas rata-rata nasional, tolong perdalam penyebabnya. Sehingga, dapat dibuat langkah selanjutnya untuk mengatasinya,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ajak Jemaah Perkuat Iman dan Kesabaran Lewat Pengajian di Masjid Al-Hikmah
Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ajak Jemaah Perkuat Iman dan Kesabaran Lewat Pengajian di Masjid Al-Hikmah

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Berita Terbaru