SMK Insan Cita (kedung) Diduga Keras Lakukan Pungli Pada PIP.

- Admin

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

GELIATMEDIA.COM – Program Indonesia Pintar (PIP) kembali ramai dengan adanya dugaan penyunatan yang dilakukan pihak salah satu sekolah SMK Swasta yaitu SMK Insan Cita yang ada di kp.kedung rt01/rw07 Desa Hegarmanah,Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Yang mana hal tersebut ramai jadi perbincangan masyarakat yang merasa di beratkan dengan adanya beberapa pemotongan yang dilakukan oleh pihak sekolah dengan alibi untuk pembayaran iuran siswa sehingga hal ini menjadi polemik sampai muncul pertanyaan kemana dana bos untuk sekolah.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Dukung Larangan Penahanan Ijazah oleh Sekolah, Sebut Kebijakan Pro Rakyat

Ramainya hal itu menjadi sorotan salah satu aktivis nasional pengamat keuangan negara yaitu Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPD Kabupaten Sukabumi melalui Aberi Wakil Divisi Bidang Investigasi Lpi mengatakan kepada awak media

Bahwa pihaknya jelas menyoroti hal yang berkaitan dengan kartu Program Indonesia Pintar (PIP) apalagi bertepatan hari ini pula ramai di beberapa platform media sosial yang mana anggota DPR RI menyentil Kemendikbudristek mengenai PIP yang diduga keras banyak salah guna dalam perealisasian sehingga hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak ‘cetus aberi

Baca Juga :  SDN Cipatuguran Palabuhanratu Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Lpi pun dengan tegas meminta kepada Aparatur Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa dan mengaudit seluruh kegiatan penggunaan anggaran yang ada di sekolah SMK Insan Cita mulai dari tahun anggaran 2021 sampai dengan tahun 2024 hal itu jelas dengan adanya dugaan keras pungutan yang diklisekan dengan pembiayaan sekolah .

Baca Juga :  Berawal dari 61 Rumah Reot, Ibu Ratna Bangun Sekolah Gratis Penuh Harapan

Karena seharusnya dengan adanya anggaran dari Dana BOS saja sudah cukup tidak perlu lagi memberatkan orang tua siswa sehingga adanya hal ini Lpi meminta pihak APH untuk segera turun tangan .pungkasnya

Sampai berita ini di terbitkan pihak sekolah SMK insan cita belum bisa di konfirmasi.***

Reporter : Rohmat Hidayat

Berita Terkait

FTBI 2026 Digelar di SMPN 3 Palabuhanratu, Dorong Generasi Muda Cintai Bahasa Ibu
SMKS Jamiyatul Aulad Tegakkan Tata Tertib Secara Humanis, 70 Siswa Dapat Cukur Rambut Gratis
Merawat Budaya, Membentuk Karakter: PGRI Palabuhanratu Dukung Sekar Budaya HJKS ke-156
Karnaval HUT ke-81 RI Palabuhanratu Resmi Ditetapkan, Ketua PGRI Sampaikan Apresiasi
Semarakkan HUT ke-81 RI, Siswa SMKS Jamiyatul Aulad Bagikan Bendera Merah Putih di Jalan Siliwangi Palabuhanratu
Bangun Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa KKN IPB Gelar Lokakarya Bersama Pemdes se-Palabuhanratu
KKN PCM 2026 Resmi Dibuka di Desa Cimanggu, Mahasiswa UMMI Dorong Digitalisasi Dakwah dan Penguatan Organisasi
SMP PLUS Buniwangi Terima Program Revitalisasi Kemendikdasmen untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 05:28 WIB

FTBI 2026 Digelar di SMPN 3 Palabuhanratu, Dorong Generasi Muda Cintai Bahasa Ibu

Selasa, 15 September 2026 - 11:12 WIB

SMKS Jamiyatul Aulad Tegakkan Tata Tertib Secara Humanis, 70 Siswa Dapat Cukur Rambut Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 15:43 WIB

Merawat Budaya, Membentuk Karakter: PGRI Palabuhanratu Dukung Sekar Budaya HJKS ke-156

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Karnaval HUT ke-81 RI Palabuhanratu Resmi Ditetapkan, Ketua PGRI Sampaikan Apresiasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Siswa SMKS Jamiyatul Aulad Bagikan Bendera Merah Putih di Jalan Siliwangi Palabuhanratu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!