Dinas Pertanian Perluas Sekolah Lapang PM-AAS, Produktivitas Padi Ditargetkan Tembus 10 Ton per Hektare

- Admin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi teknologi budidaya padi modern. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengembangkan program Sekolah Lapang Penerapan Tanam Padi Pertanian Modern-Advance Agriculture System (PM-AAS) yang direncanakan menjangkau 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di Kampung Cijambe Girang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Jumat (30/10/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, mengatakan sekolah lapang menjadi salah satu metode pembelajaran bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan dalam menerapkan teknologi pertanian modern.

Baca Juga :  Dinas PU Kabupaten Sukabumi Edukasi Masyarakat Kenali Kewenangan Jalan dan Irigasi

Melalui kegiatan tersebut, para petani diajak belajar bersama mengenai teknik budidaya padi dengan pola PM-AAS yang memiliki pendekatan berbeda dibandingkan metode tanam konvensional.

Menurut Aep, penerapan pola pertanian modern ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian di Kabupaten Sukabumi.

“Launching ini memberikan semangat untuk semuanya. Pola ini dilakukan supaya bisa survive hasil produksi di atas 10 ton per hektare,” ungkap Aep Majmudin.

Ia menjelaskan, sekolah lapang tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi, tetapi juga sarana pembelajaran langsung bagi petani agar dapat memahami dan menerapkan teknologi pertanian secara tepat di lahan masing-masing.

Baca Juga :  Perkim Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi dengan BNPB RI, Percepat Pemulihan Pascabencana

Dengan demikian, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, mengoptimalkan proses budidaya, serta memperoleh hasil panen yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Kelompok Substansi Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Tanaman pada Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Nani Suwarni, menyampaikan bahwa metode PM-AAS telah menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

Bahkan, hasil panen di Kecamatan Palabuhanratu dan Waluran telah mencapai 11,2 ton per hektare, melampaui target produktivitas yang ditetapkan sebesar 10 ton per hektare.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Tegaskan Pentingnya Perlindungan Sektor Pertanian dari Dampak Cuaca Ekstrem

Pencapaian tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan metode PM-AAS melalui sekolah lapang yang akan dilaksanakan secara bertahap di 47 kecamatan.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap program ini dapat mempercepat penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani, meningkatkan produksi padi daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Selain peningkatan produktivitas, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang pembangunan agroindustri dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.***

 

 

 

Reporter : Gandi

 

Berita Terkait

Kadis Disbudpora Hadiri Pengukuhan Atlet Porprov XV Jabar 2026, Kabupaten Sukabumi Bidik 10 Besar
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan, Dukung Generasi Sehat dan Cerdas
Hadiri Hari Santri 2026, Kadis Disbudpora Yudi Mulyadi Dukung Penguatan Peran Santri dalam Pembangunan Sukabumi
Sinergi Pusat dan Daerah, Perkim Sukabumi Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Persiapan Porprov XV Jawa Barat, Disbudpora Sukabumi Perkuat Koordinasi dengan KONI
Disbudpora Sukabumi Dorong Penelitian Situs Batu Kujang, Diduga Warisan Tradisi Megalitik
Disbudpora Sukabumi Dorong Pelestarian Sejarah Palagan Bojongkokosan untuk Tanamkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda
Disbudpora Kabupaten Sukabumi Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal di Era Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Dinas Pertanian Perluas Sekolah Lapang PM-AAS, Produktivitas Padi Ditargetkan Tembus 10 Ton per Hektare

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kadis Disbudpora Hadiri Pengukuhan Atlet Porprov XV Jabar 2026, Kabupaten Sukabumi Bidik 10 Besar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Hadiri Hari Santri 2026, Kadis Disbudpora Yudi Mulyadi Dukung Penguatan Peran Santri dalam Pembangunan Sukabumi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah, Perkim Sukabumi Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Persiapan Porprov XV Jawa Barat, Disbudpora Sukabumi Perkuat Koordinasi dengan KONI

Berita Terbaru