Dinas Pertanian Tegaskan Pentingnya Perlindungan Sektor Pertanian dari Dampak Cuaca Ekstrem

- Admin

Rabu, 5 November 2025 - 13:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mendukung apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mendukung apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana yang diselenggarakan oleh Polres Sukabumi di Lapangan Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, relawan, serta berbagai lembaga terkait dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Sukabumi.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Samian ini juga dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana dalam menghadapi ancaman bencana alam, termasuk di sektor pertanian.

Baca Juga :  Kapolres Sukabumi Nyatakan Tidak Ada Kasus Pembegalan di PLTU Palabuhanratu Sukabumi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudi, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus melibatkan seluruh sektor, termasuk pertanian, yang sangat rentan terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan apel kesiapsiagaan ini. Bagi sektor pertanian, ancaman bencana seperti banjir, longsor, dan kekeringan merupakan tantangan besar yang dapat mengganggu ketahanan pangan. Karena itu, langkah antisipatif dan kolaboratif perlu terus diperkuat,” ujar Aep Majmudin.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Pertanian telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan meningkat akibat fenomena La Nina.

“Kami sudah menginstruksikan para petugas lapangan dan kelompok tani agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca. Pola tanam akan disesuaikan, termasuk penggunaan varietas tahan genangan maupun kekeringan di wilayah rawan bencana,” tambahnya.

Baca Juga :  Korem 061/Suryakancana Gelar Bhakti TNI Pasca Banjir Bandang di Sukabumi

Selain itu, Aep menyampaikan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian di tengah ancaman bencana.

“Pertanian tidak bisa berjalan sendiri. Kami perlu bersinergi dengan BPBD, BMKG, dan perangkat daerah lainnya untuk memastikan para petani mendapat informasi dini terkait cuaca dan potensi bencana di wilayah mereka,” katanya.

Menurutnya, Dinas Pertanian juga terus melakukan pembinaan terhadap kelompok tani agar mampu menerapkan pertanian tangguh bencana, seperti penerapan drainase lahan yang baik, pemanfaatan embung desa, hingga penyediaan cadangan benih untuk penanaman ulang pasca-bencana.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Dorong Penguatan Potensi Pangan Daerah, Siap Jadi Kekuatan Strategis Jawa Barat

“Kami berkomitmen membangun sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Upaya ini sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Aep.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap dapat memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan serta melindungi para petani dari risiko bencana yang berpotensi terjadi selama musim hujan.

“Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Dengan sinergi antarinstansi, kita dapat mengurangi risiko kerugian di sektor pertanian dan menjaga kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Aep Majmudin.***

 

Reporter : Gandi setiawan

 

 

Berita Terkait

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru
Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Berita Terbaru