Perkim Sukabumi Siap Tindaklanjuti Penanganan Krisis Air di Kampung Kurnia

- Admin

Kamis, 10 September 2026 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi

GELIATMEDIA.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi siap mendukung percepatan penanganan krisis air bersih yang dialami warga Kampung Kurnia, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, saat mendampingi kunjungan kerja spesifik Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) dari Fraksi NasDem, Saan Mustopa, ke Desa Sukamaju, Kamis (10/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Saan Mustopa bersama rombongan meninjau langsung kondisi Kampung Kurnia yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain berdialog dengan masyarakat dan menyerahkan bantuan air bersih, rombongan juga meninjau sumber mata air yang ditemukan berdasarkan hasil pengecekan tim ahli geodesi menggunakan metode geolistrik.

Hasil pengecekan pada kedalaman 0 hingga 200 meter belum menemukan sumber air yang memadai di sekitar permukiman. Namun, tim menemukan sumber air baru yang lokasinya relatif jauh dari permukiman warga.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan Menggelora, Ratusan Pegawai Setda Sukabumi Ikuti Lomba Tradisional

Untuk mengatasi persoalan tersebut secara berkelanjutan, direncanakan pembangunan bak penampungan berkapasitas besar yang nantinya dapat digunakan untuk menyalurkan air dari sumber tersebut kepada masyarakat.

Saan Mustopa meminta agar pembangunan bak penampungan dapat dilakukan secepatnya sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan distribusi air menggunakan mobil tangki.

“Kita cari alternatif. Kalau terus kirim tangki itu sifatnya sesaat dan tidak menyelesaikan persoalan. Kita harus temukan akar masalahnya agar masyarakat punya kepastian jangka panjang,” ujar Saan Mustopa.

Ia bahkan menargetkan pembangunan bak penampungan tersebut dapat direalisasikan dalam waktu sekitar satu minggu.

“Langsung besok. Pak Kades, Pak Camat, Pak Eki, Pak Kadis sudah oke desainnya. Kita bisa langsung bangun. Lebih cepat lebih baik,” tegasnya.

Perkim Siapkan Dukungan Teknis

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah desa, kecamatan, BPBD, masyarakat, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  8.164 Tenaga Honorer di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik Menjadi PPPK Paruh Waktu

Sendi Apriadi mengatakan, pihaknya akan membantu dari sisi teknis, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan gambar teknis pembangunan bak penampungan.

“Tadi diamanatkan dalam waktu seminggu ini upayakan sudah bisa terealisasikan. Kami akan kolaborasi menyusun DED, gambar, dan eksekusi bersama masyarakat,” kata Sendi.

Menurutnya, Perkim akan berperan memfasilitasi kebutuhan teknis pembangunan. Sementara untuk pelaksanaan fisik, pihaknya akan mengupayakan kolaborasi bersama masyarakat serta memanfaatkan sumber anggaran lain yang memungkinkan.

“Perkim akan memfasilitasi dari sisi gambar dan kebutuhan teknis. Untuk pembangunan fisiknya nanti kita kolaborasikan bersama masyarakat dan sumber anggaran lainnya,” jelasnya.

Sendi menambahkan, terdapat peluang dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui APBN apabila lokasi tersebut memenuhi ketentuan dan masuk dalam kawasan kumuh.

Baca Juga :  Diskan Sukabumi Dorong Potensi Perikanan Lewat Mini Show Tilapia Terbesar

Dorong Solusi Jangka Panjang

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menilai penanganan krisis air bersih di Kampung Kurnia tidak cukup hanya melalui pendistribusian air tangki. Dibutuhkan sistem penyediaan air yang dapat memberikan kepastian akses bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, temuan sumber air baru tersebut akan menjadi bagian penting dalam upaya mencari solusi permanen bagi warga.

“Kami siap menindaklanjuti arahan dan berkolaborasi dengan semua pihak. Prinsipnya bagaimana kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih, bisa segera tertangani dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” pungkas Sendi.

Dengan adanya kolaborasi antara DPR RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pemerintah kecamatan dan desa, BPBD, masyarakat serta pihak lainnya, pembangunan sarana penampungan dan distribusi air diharapkan dapat segera direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan warga Kampung Kurnia.***

 

 

 

Reporter : Asep Topiq

 

 

 

Berita Terkait

Baperida Dorong Pelajar Sukabumi Tuangkan Gagasan Pembangunan Lewat Kompetisi Esai
Baperida Kabupaten Sukabumi Hadir dalam Sekar Budaya HJKS ke-156, Kental Nuansa Sunda
Dishub Sukabumi Amankan Sejumlah Titik Jalur Utama Saat Puncak HJKS ke-156
Dishub Sukabumi Siaga Amankan Lalu Lintas Gebyar Sipenyu di Palabuhanratu
DPMD Sukabumi Dorong Desa Perkuat Kepatuhan Pajak untuk Dukung Pembangunan Daerah
Kasubag UPTD Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Hadiri Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026
DPMD Kabupaten Sukabumi Dorong Penguatan Kemandirian Fiskal dan Prioritas Pembangunan Desa
Dishub Sukabumi Turut Amankan Lalu Lintas pada Kegiatan Bersih-Bersih Jembatan Leuwidingding

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:29 WIB

Baperida Dorong Pelajar Sukabumi Tuangkan Gagasan Pembangunan Lewat Kompetisi Esai

Kamis, 10 September 2026 - 19:14 WIB

Baperida Kabupaten Sukabumi Hadir dalam Sekar Budaya HJKS ke-156, Kental Nuansa Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 18:36 WIB

Perkim Sukabumi Siap Tindaklanjuti Penanganan Krisis Air di Kampung Kurnia

Kamis, 10 September 2026 - 15:26 WIB

Dishub Sukabumi Amankan Sejumlah Titik Jalur Utama Saat Puncak HJKS ke-156

Rabu, 9 September 2026 - 06:41 WIB

Dishub Sukabumi Siaga Amankan Lalu Lintas Gebyar Sipenyu di Palabuhanratu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!