GELIATMEDIA.COM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi ikut mendorong program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi (SABUMI) sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat peran sektor perikanan dalam pengendalian inflasi daerah.
Program SABUMI dijadwalkan berlangsung pada 3-4 September 2026 mulai pukul 09.00 WIB di Spot Camping Ground Bumi Mandiri Sukabumi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sripadmoko, mengatakan sektor perikanan memiliki posisi penting dalam mendukung ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga di masyarakat.
Program SABUMI sendiri merupakan inovasi dan intervensi cepat Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Program tersebut diarahkan untuk menjaga kestabilan harga sejumlah kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.
Bagi Diskan, keterlibatan dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap ketahanan pangan daerah.
“Stabilitas harga tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga bagaimana produksi dan distribusi komoditas pangan dapat berjalan dengan baik,” kata Moko, Senin (1/9/2026).
Konsep “Sabilulungan” yang menjadi dasar SABUMI juga menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan. Pemerintah, pelaku usaha, produsen dan masyarakat memiliki peran masing-masing agar gejolak harga dapat ditekan.
Kehadiran SABUMI pada awal September diharapkan menjadi ruang intervensi sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
“Program ini juga menjadi langkah pemerintah daerah untuk merespons dinamika harga secara lebih cepat, khususnya ketika terjadi perubahan pasokan maupun permintaan,” tuturnya.
Diskan mendorong agar momentum tersebut tidak berhenti pada kegiatan dua hari. Stabilitas harga pangan membutuhkan penguatan produksi, distribusi dan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan.
“Program SABUMI tidak hanya berbicara mengenai harga yang stabil, tetapi juga bagaimana ekosistem pangan di Kabupaten Sukabumi dapat semakin kuat dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tandasnya.***
(Red)








Komentar