DPMD Dukung Kolaborasi Pendamping Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kolaborasi menjadi kunci percepatan pembangunan desa

Kolaborasi menjadi kunci percepatan pembangunan desa

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD). Hal tersebut sejalan dengan arahan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, yang mengajak para pendamping untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Kerja Pendampingan TPP P3MD yang digelar di Aula Rumah Makan Tahu Sumedang H. Didi, Jalan Lingkar Selatan, Cisaat, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Menurutnya, pendekatan kolaboratif atau pentahelix sangat dibutuhkan di era saat ini.

Baca Juga :  Peringatan Harkitnas ke-117 di Sukabumi, Kepala Disbudpora Soroti Peran Pemuda dalam Kebangkitan Bangsa

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pendamping desa, pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat. Mudah-mudahan para pendamping semakin kolaboratif bersama kepala desa, camat, dan pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, H. Andreas juga mendorong para pendamping untuk mengoptimalkan peran kepala desa dalam menjalankan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). Ia menilai desa memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

“Program ini dapat menghidupkan wilayah. Karena itu desa harus mampu menyiapkan sumber penghasilan yang dapat menyuplai kebutuhan MBG maupun KMP,” tegasnya.

Baca Juga :  SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang luas serta potensi lahan pertanian yang besar, sehingga peluang pengembangan ekonomi desa sangat terbuka.

“Ayo kita bersama-sama membina desa masing-masing. Harapan saya, selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ekonomi di setiap wilayah juga ikut tumbuh,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Sukabumi, Asep Saepul Bahri, menjelaskan bahwa jumlah TPP di wilayah tersebut mencapai 107 orang, terdiri dari 4 tenaga kabupaten, 40 pendamping desa, dan 61 pendamping lokal desa.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal akan membuka rekrutmen untuk mengisi sejumlah formasi kosong, yakni sekitar 50 posisi Pendamping Lokal Desa (PLD), 30 posisi pendamping desa di tingkat kecamatan, serta 2 posisi tenaga kabupaten.

Baca Juga :  Pemdes Cimanggu Genjot Pembangunan, Lakukan Pengaspalan Jalan di Tiga Dusun

Menurut Asep, peran pendamping desa sangat vital dalam mengawal pembangunan desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Termasuk di dalamnya penguatan tata kelola keuangan desa serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

“Rapat koordinasi ini digelar untuk menyinergikan kerja pendamping dengan instansi terkait agar program pemerintah pusat dapat berjalan optimal di tingkat desa,” tandasnya.***

 

 

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Berita Terbaru