Cikapundung Riverspot salah satu Tempat hiburan gratis Keluarga di Jantung kota Bandung.

- Admin

Senin, 23 Maret 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikapundung Riverspot menjadi destinasi favorit

Cikapundung Riverspot menjadi destinasi favorit

GELIATMEDIA.COM – Kawasan Taman Cikapundung atau Cikapundung Riverspot (CRS) di pusat Kota Bandung menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Lokasinya yang berada di Jalan Dr. Ir. Sukarno, dekat kawasan Braga, Gedung Merdeka, dan Alun-alun Bandung, menjadikan tempat ini mudah diakses dan ramai dikunjungi wisatawan.

Cikapundung Riverspot sendiri dibangun pada 2015 dan diresmikan oleh Ridwan Kamil saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Penataan kawasan ini merupakan bagian dari program restorasi sungai dalam rangka mendukung peringatan Konferensi Asia Afrika, sekaligus mengubah bantaran sungai menjadi ruang publik terbuka yang aktif dan ramah masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Dari Fraksi PPP Apresiasi Festival Agrokuliner Diadakan di Desa Ciwaru

Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai area berdagang serta bagian dari pengembangan taman tematik di Kota Bandung. Keunggulan lainnya, tempat ini dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung.

Pada musim libur Lebaran, jumlah pengunjung di kawasan tersebut mengalami peningkatan signifikan. Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Kota Bandung, tetapi juga dari luar daerah yang ingin menikmati suasana pusat kota.

Baca Juga :  Dispar Dorong Penataan Karangpara, Desa Kebon Mangga Disiapkan Jadi Desa Wisata

Agus, salah seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung yang bertugas di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung selama libur Idulfitri tahun ini meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

“Pengunjung yang datang saat libur Lebaran meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa, apalagi didukung oleh cuaca yang cerah,” ujarnya saat ditemui pada Senin (23/3/2026).

Baca Juga :  Ketum BBC Ancam Demo Wali Kota Bandung, Tuntut Kembalikan CFD Buah Batu dan Fungsi Alun-alun

Namun, meningkatnya jumlah wisatawan juga berdampak pada volume sampah di kawasan tersebut. Agus mengaku dirinya bersama rekan-rekannya kewalahan dalam menangani lonjakan sampah yang dihasilkan pengunjung.

“Banyaknya wisatawan membuat volume sampah meningkat. Kami terkadang kewalahan membersihkannya, ditambah kondisi lalu lintas yang padat sehingga menghambat pengangkutan sampah,” jelasnya.

Meski demikian, Cikapundung Riverspot tetap menjadi salah satu ikon wisata kota yang diminati masyarakat, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran.***

 

 

 

Reporter: Mia

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi
Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi
Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara
Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar
Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan
Tingkatkan Daya Saing, Sukabumi Perkuat Pengelolaan Destinasi Wisata
Dispar Dorong Kebersihan Jalur Wisata Palabuhanratu-Cisolok Pasca Libur Lebaran
Dinas Pariwisata Sukabumi Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:59 WIB

Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:36 WIB

Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara

Kamis, 30 April 2026 - 20:32 WIB

Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar

Kamis, 9 April 2026 - 14:08 WIB

Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!