GELIATMEDIA.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran yang dilaksanakan di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Senin (2/2/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 18 personel yang berasal dari Grup A dan Grup B Posko Damkar Palabuhanratu. Kegiatan difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar hingga teknis personel dalam merespons setiap laporan kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan tingkat kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi situasi kebakaran.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya kesiapsiagaan penanganan bencana kebakaran, khususnya untuk menilai kecepatan dan ketepatan respons personel saat menerima laporan kejadian di lapangan.
Dalam pelatihan tersebut, para personel mendapatkan pembekalan berbagai materi, mulai dari pembinaan fisik, mental, dan disiplin, hingga peningkatan keterampilan teknis. Materi yang disampaikan meliputi respon time, teknik pemadaman api, tata cara penggunaan alat pelindung diri (APD), teknik gelar dan gulung selang, serta strategi penembakan air pada titik api.
Erwin berharap, melalui pelatihan ini, kompetensi dasar personel pemadam kebakaran dapat terus meningkat, terutama dalam hal kecepatan merespons kejadian kebakaran yang menjadi faktor krusial dalam upaya penyelamatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Hendra Setiawan, menambahkan bahwa pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada aspek pemadaman api, tetapi juga pada kemampuan penyelamatan warga saat terjadi kebakaran.
Ia menjelaskan bahwa selain penguasaan teknis pemadaman, personel juga dibekali soft skill serta teknik penyelamatan korban agar mampu bertindak cepat dan tepat dalam kondisi darurat.
Hendra berharap pelatihan tersebut memberikan dampak berkelanjutan, baik bagi keselamatan petugas maupun masyarakat. Menurutnya, tujuan akhir dari kegiatan ini adalah memastikan keselamatan anggota di lapangan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko kebakaran.***
Reporter : gandi






