Aplikasi Bagi Usung Konsep Ekonomi Berbagi, Bidik Pasar Internasional dan Pemberdayaan UMKM

- Admin

Rabu, 4 November 2026 - 05:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dalam sosialisasi di Bandung, Owner sekaligus CEO Bagi, Saeful,

Dalam sosialisasi di Bandung, Owner sekaligus CEO Bagi, Saeful,

GELIATMEDIA.COM – Transformasi digital membuka peluang baru dalam dunia transaksi dan bisnis. Melihat potensi tersebut, aplikasi Bagi hadir dengan mengusung konsep *sharing economy* atau ekonomi berbagi yang mengintegrasikan aktivitas belanja, cashback, royalti, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Owner sekaligus CEO aplikasi Bagi, Saeful, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan platform digital yang tengah diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia tersebut. Ia menargetkan Bagi dapat berkembang menjadi platform karya anak bangsa yang mampu bersaing di pasar internasional.

Hal itu disampaikan Saeful saat memaparkan perkembangan dan visi bisnis aplikasi Bagi dalam kegiatan sosialisasi di Bandung.

Menurut Saeful, Bagi tidak hanya dirancang sebagai aplikasi untuk memperoleh cashback dari transaksi belanja. Lebih dari itu, platform tersebut dibangun sebagai sarana berbagi manfaat ekonomi bagi pengguna, mitra bisnis, dan pelaku UMKM.

“Harapan kami ke depan, setiap masyarakat Indonesia pada umumnya bisa menggunakan aplikasi Bagi. Karena Bagi ini punya konsep sharing economy, menjadi penyambung bagi setiap orang untuk mendapatkan cashback dan royalti dari kegiatan transaksi bulanan maupun belanja sehari-hari,” ungkap Saeful.

Ia menjelaskan, perkembangan Bagi sejauh ini menunjukkan respons yang cukup positif. Dalam kurun waktu sekitar dua setengah bulan sejak periode yang disampaikan, jumlah pengguna yang bergabung telah mencapai sekitar 10.000 orang.

Saeful menilai capaian tersebut menjadi modal awal untuk mencapai target pertumbuhan yang lebih besar. Ia optimistis jumlah pengguna dapat terus meningkat seiring pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan mekanisme penggunaan aplikasi.

Baca Juga :  Kepala Bapelitbangda Tegaskan 2026 Prioritaskan Pertanian dan Pariwisata

Bidik Pasar Internasional

Tidak hanya berorientasi pada pasar domestik, Bagi juga mulai menjajaki kerja sama dengan sejumlah platform di luar negeri.

Saeful menyebutkan, kerja sama telah dijajaki dengan beberapa negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Jepang, Australia, Filipina, dan Taiwan. Pihaknya juga tengah membuka peluang kerja sama dengan sejumlah platform dari Korea.

Menurutnya, Bagi masih berada dalam tahap awal pengembangan. Namun, inovasi dan penguatan sistem akan terus dilakukan agar platform tersebut mampu menjadi startup karya anak bangsa yang diperhitungkan di tingkat global.

“Kami ingin Bagi menjadi startup platform karya bangsa yang benar-benar diakui bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia,” tegasnya.

Bagi Mall Buka Peluang UMKM Naik Kelas

Salah satu program yang disiapkan Bagi adalah Bagi Mall, sebuah marketplace yang dirancang untuk membantu UMKM, pedagang kecil, dan seller memasarkan produk melalui ekosistem digital.

Melalui konsep berbagi keuntungan, pelaku usaha dapat memasarkan produk sekaligus memberikan komisi pemasaran yang nantinya dibagikan kembali kepada pengguna melalui mekanisme program Bagi.

Dengan konsep tersebut, pengguna tidak hanya mendapatkan manfaat dari aktivitas belanja, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membantu pertumbuhan usaha kecil.

Saeful mengatakan, kesempatan bergabung sebagai seller terbuka bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas jangkauan pemasaran produknya.

Proses pendaftaran dirancang sederhana, mulai dari memperoleh tautan pendaftaran melalui tim atau mitra Bagi, mengunggah foto produk, hingga menentukan komisi pemasaran sesuai ketentuan kerja sama.

Baca Juga :  KDM Buka Acara Opening Ceremony Konvensi Tahunan ke-50 Perkumpulan Lions Indonesia MD 307.

“Tujuan kami bukan hanya memberikan manfaat kepada pengguna, tetapi juga membantu UKM dan UMKM agar bisa bertumbuh dan naik kelas,” jelasnya.

Mekanisme Transaksi dan Cashback

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Saeful bersama tim juga menjelaskan mekanisme transaksi dan pencairan cashback dari berbagai layanan yang tersedia di aplikasi.

Untuk transaksi melalui layanan PPOB, seperti pembelian pulsa dan pembayaran listrik, pengguna dapat memperoleh perhitungan cashback secara real-time sesuai ketentuan layanan.

Sementara itu, cashback atau komisi dari transaksi marketplace dan layanan perjalanan daring memiliki mekanisme pemrosesan tersendiri.

Saeful menjelaskan, komisi dari transaksi marketplace seperti Shopee, TikTok, Tokopedia, dan Traveloka mengikuti proses verifikasi serta penyelesaian transaksi oleh masing-masing platform.

Untuk menyederhanakan proses pembayaran, Bagi menerapkan jadwal pencairan komisi marketplace pada tanggal 20 bulan berikutnya setelah transaksi memenuhi ketentuan dan dinyatakan valid.

Adapun untuk layanan tertentu yang tersedia secara langsung di aplikasi, pengguna dapat melakukan penarikan dana sesuai mekanisme yang berlaku.

Usung Misi Sosial melalui Kampung Digital

Di balik pengembangan bisnis digital, Saeful mengungkapkan bahwa Bagi juga membawa misi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu rencana yang tengah dikembangkan adalah program Kampung Digital. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang tunanetra dan tunarungu, untuk memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, aktivitas transaksi masyarakat melalui ekosistem Bagi diharapkan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Baca Juga :  Bandung Jadi Daerah Pertama Peluncuran Program Perintis Berdaya Connect

Saeful menegaskan, pihaknya ingin mengajak masyarakat agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Harapan kami, dari transaksi yang kita lakukan melalui Bagi, kita bisa membantu banyak orang yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan sejumlah kegiatan sosial dan program pemberdayaan di beberapa wilayah. Ke depan, program tersebut diharapkan semakin berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Gratis Diunduh, Grand Launching Ditargetkan 2027

Saeful menjelaskan, aplikasi Bagi mulai diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi pada 6 Juni 2026. Sementara itu, grand launching secara resmi direncanakan berlangsung pada 2027 di Jakarta.

Peluncuran tersebut direncanakan setelah pengembangan aplikasi dan kesiapan distribusi melalui App Store untuk perangkat iOS terpenuhi.

Ia juga menerangkan bahwa aplikasi Bagi dapat diunduh secara gratis. Pengguna dapat mengenal fitur-fitur yang tersedia, sedangkan sejumlah manfaat tambahan, termasuk program cashback dan royalti, mengikuti jenis keanggotaan serta ketentuan yang berlaku.

Dengan dukungan tim pengembang teknologi informasi independen, Saeful optimistis Bagi dapat terus melakukan inovasi dan memperkuat ekosistem digitalnya.

Baginya, keberhasilan sebuah platform bukan hanya diukur dari jumlah pengguna dan transaksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Melalui perpaduan transaksi digital, cashback, pemberdayaan UMKM, dan program sosial, Bagi berharap dapat menjadi salah satu platform karya anak bangsa yang menghadirkan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat Indonesia.***

 

 

 

Reporter : Mia

 

Berita Terkait

Pemda se-Jawa Barat Evaluasi Komitmen dan Kewajiban dalam Program JKN 2026
Jokowi Tunjukkan KTA PSI di Rakorda Kota Bandung, Tekankan Struktur Partai Harus Bergerak
Bukan Sekadar Cepat, Kapolda Jabar Minta Polisi Hadir dengan Solusi Nyata
SIM Keliling Kota Bandung Hadir di Dua Lokasi Hari Ini, Simak Syarat dan Jadwalnya
Panggung Hiburan HUT ke-81 RI di Pussenif Bandung Meriah, Jenderal Iwan Setiawan Siapkan Konsep Lebih Spektakuler
DPRD Kota Bandung Ikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden
Dedi Mulyadi dan TNI-Polri Tegaskan Komitmen Bersama Jaga Jawa Barat
Wakil Wali Kota Bandung Ajak BBC Perkuat Silaturahmi dan Berkontribusi untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 05:31 WIB

Aplikasi Bagi Usung Konsep Ekonomi Berbagi, Bidik Pasar Internasional dan Pemberdayaan UMKM

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Pemda se-Jawa Barat Evaluasi Komitmen dan Kewajiban dalam Program JKN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 06:23 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI di Rakorda Kota Bandung, Tekankan Struktur Partai Harus Bergerak

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Bukan Sekadar Cepat, Kapolda Jabar Minta Polisi Hadir dengan Solusi Nyata

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

SIM Keliling Kota Bandung Hadir di Dua Lokasi Hari Ini, Simak Syarat dan Jadwalnya

Berita Terbaru