DPRD Sukabumi Dorong RAPBD 2027 Selaras RPJMD dan Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat

- Admin

Rabu, 30 September 2026 - 13:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Paripurna DPRD kab Sukabumi

Paripurna DPRD kab Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 agar selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta diarahkan pada program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, usai rapat paripurna penyampaian nota pengantar Bupati terkait RAPBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027.

Budi mengatakan, agenda tersebut telah sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus). Dalam rapat paripurna, pemerintah daerah melalui Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan gambaran RAPBD 2027, mulai dari besaran anggaran hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang disesuaikan dengan tema pembangunan dalam RPJMD tahun 2027.

“RAPBD ini tentunya harus sesuai dengan RPJMD yang sudah kita sepakati bersama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD,” ujar Budi, Rabu(30/9/2026)

Baca Juga :  Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi 2024, Ini Hasilnya

Menurutnya, seluruh anggaran harus diarahkan kepada program-program yang menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Budi menekankan, pemerintah daerah perlu memilah program berdasarkan tingkat prioritas. Meskipun seluruh sektor memiliki kebutuhan anggaran, terdapat sejumlah sektor yang harus mendapatkan perhatian utama, di antaranya pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Semua juga butuh, tapi ada yang menjadi prioritas. Dari sisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kemudian tema RPJMD juga jangan dilupakan bahwa itu harus terencana dengan baik,” katanya.

Ia berharap target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD untuk tahun 2027 dapat terpenuhi. Dengan demikian, target pembangunan tahunan hingga akhir masa jabatan kepala daerah dapat berjalan sesuai rencana dan seluruh target RPJMD dapat tercapai.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan, besaran anggaran yang tersedia pada 2027 diperkirakan tidak jauh berbeda dengan kondisi APBD 2026. Karena itu, pengalaman dalam pelaksanaan APBD 2026 dinilai dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan skala prioritas pada tahun berikutnya.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Pelecehan di Taman Angsa Sukabumi

“Kita punya pengalaman di 2026 ini, mana yang memang harus prioritas, mana yang kurang prioritas,” ujar Andreas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menggunakan pengalaman pelaksanaan APBD 2026 sebagai bahan dalam menyusun program dan kegiatan prioritas untuk APBD 2027.

“Tadi sudah disampaikan hampir Rp4,1 triliun. Mudah-mudahan sesuai dengan target dan rencana, dan ini bisa terealisasi di 2027,” katanya.

Andreas juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi pemenuhan pelayanan dasar yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

“Kalau efisiensi, pelayanan wajib dasar itu tidak bisa kita rubah-rubah, harus kita penuhi. Karena ini memang anggaran sebetulnya adalah untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas, terutama di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu tempat di selenggarakan Acara BI Berkibar

Selain efisiensi, menurut Andreas, pengelolaan anggaran juga harus memperhatikan aspek efektivitas, transparansi dan akuntabilitas. Hal tersebut penting agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan tepat guna.

“Anggaran itu tepat sasaran dan tepat guna, sehingga anggaran itu betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Dalam RAPBD 2027, tema pembangunan yang berkaitan dengan penguatan agroindustri dan pariwisata juga menjadi perhatian. Andreas berharap sektor tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD akan membahas lebih lanjut berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan agroindustri dan pariwisata, termasuk strategi peningkatan pendapatan daerah.

“Dari sisi ekstensifikasi, intensifikasi, kita mendorong pemerintah daerah agar PAD kita bisa bertambah,” pungkasnya.***

 

 

 

Reporter : Gandi

 

Berita Terkait

Pansus Komisi I Disiapkan, Raperda Perubahan SOTK Segera Dibahas DPRD Sukabumi
Bukan Sekadar Perbesar Birokrasi, PPP Minta Perubahan Tipologi Dinas Dikaji Matang
Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Usulan Kenaikan Tipologi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang
Raperda Perubahan SOTK Dibahas, Pemkab Sukabumi Siapkan Jawaban atas Pandangan Fraksi
DPRD Sepakati APBD Perubahan, Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPRD Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas APBD 2027 dan Perubahan Susunan Perangkat Daerah
Banggar DPRD dan TAPD Kabupaten Sukabumi Sepakati Pembahasan Raperda APBD 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPD Sepakati Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 Hasil Evaluasi Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Pansus Komisi I Disiapkan, Raperda Perubahan SOTK Segera Dibahas DPRD Sukabumi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Bukan Sekadar Perbesar Birokrasi, PPP Minta Perubahan Tipologi Dinas Dikaji Matang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Usulan Kenaikan Tipologi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Raperda Perubahan SOTK Dibahas, Pemkab Sukabumi Siapkan Jawaban atas Pandangan Fraksi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:58 WIB

DPRD Sepakati APBD Perubahan, Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru