Bantuan Beras 10 Kilogram di Desa Tonjong Disambut Positif Warga

- Admin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bantuan beras 10 kilogram

Bantuan beras 10 kilogram

GELIATMEDIA.COM – Program bantuan beras rutin sebanyak 10 kilogram per bulan di Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bantuan tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan pangan warga di tengah harga beras yang masih berada di kisaran Rp15 ribu per kilogram.

Selama tiga bulan, warga penerima manfaat mendapatkan bantuan sebanyak tiga karung beras. Bantuan itu diharapkan dapat terus berlanjut karena dinilai meringankan beban kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Iman Adinugraha Tinjau Korban Kebakaran di Cibodas, Salurkan Bantuan dan Beasiswa untuk Anak Korban

Salah seorang warga Kampung Tonjong, Nandini (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Alhamdulillah ngebantu pisan. 10 kilo lumayan buat 2 minggu. Harapannya program ini jangan berhenti,” ujar Nandini, Rabu (27/8/2026).

Meski demikian, warga turut menyoroti persoalan pendataan penerima bantuan. Ibu Juju (41), warga Kampung Parung Cabok, berharap pemerintah melakukan evaluasi agar bantuan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

“Yang mampu masih dapat, yang tidak mampu belum dapat. Tolong didata ulang biar adil,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Pembukaan Sukabumi Expo Tahun 2024

Sementara itu, Kepala Desa Tonjong Isep Firdaus menyampaikan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 2026 mencapai 1.321 keluarga. Data penerima tersebut bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pemerintah pusat.

Isep mengakui masih terdapat penerima yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah desa akan terus mendorong evaluasi data sekaligus mengupayakan penambahan kuota bantuan.

Baca Juga :  Truk Bermuatan LPG Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Padamkan Api

“Memang masih ada yang belum tepat sasaran. Mudah-mudahan ke depan kuota bertambah dan datanya lebih akurat, data dari pusat. Tapi kami akan terus dorong agar evaluasi dilakukan dan kuotanya ditambah, bukan dikurangi,” jelasnya.

Program bantuan beras tersebut diharapkan tidak hanya terus berlanjut, tetapi juga disertai pembaruan data penerima secara berkala sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.***

 

 

Reporter : Asep Topiq

 

Berita Terkait

Satekah Polah Ngabela Nu Susah! Aksi Sosial Bagong Mogok Bikin Haru Warga Palabuhanratu.
Pemdes Cimaja Gelar Musrenbangdes, Tetapkan RKP Desa 2027 dan Usulan 2028
Polisi Sukabumi Ini Bikin Salut! Dari Gadaikan SK Hingga Bangun Pesantren Mobile
10 Ketua FSDS se-Kecamatan Palabuhanratu Dikukuhkan, Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat
Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit
Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak
Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Satekah Polah Ngabela Nu Susah! Aksi Sosial Bagong Mogok Bikin Haru Warga Palabuhanratu.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Pemdes Cimaja Gelar Musrenbangdes, Tetapkan RKP Desa 2027 dan Usulan 2028

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Polisi Sukabumi Ini Bikin Salut! Dari Gadaikan SK Hingga Bangun Pesantren Mobile

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

10 Ketua FSDS se-Kecamatan Palabuhanratu Dikukuhkan, Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit

Berita Terbaru