Wali kota Bandung Farhan Kaji Gratis Masuk Tegalega, Alun-alun Bandung Belum Dibuka Penuh

- Admin

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemerintah Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kota Bandung tengah mengkaji kemungkinan penghapusan tarif masuk Taman Tegalega yang saat ini sebesar Rp2.000 per orang. Di sisi lain, proses penyempurnaan renovasi Alun-alun Bandung masih terus dilakukan sehingga kawasan tersebut belum dibuka kembali secara penuh untuk masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pungutan tarif masuk Taman Tegalega masih diberlakukan karena telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal). Namun demikian, pemerintah kota saat ini sedang mengevaluasi regulasi tersebut agar masyarakat dapat menikmati ruang publik tanpa dikenakan biaya.

“Kalau Tegalega memang saat ini masih ada tarif masuk Rp2.000 karena diatur dalam Perwal. Saya sedang mengkaji bagaimana caranya supaya bisa gratis,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga :  Disperkim Sukabumi Maksimalkan Persiapan Peresmian Alun-Alun Jampang Tengah

Menurutnya, rencana penghapusan tarif masuk tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, berekreasi, maupun berinteraksi sosial.

Selain itu, Pemkot Bandung juga tengah melakukan penataan kawasan Tegalega yang saat ini memiliki berbagai fungsi, mulai dari ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, area usaha masyarakat hingga lokasi pengolahan sampah. Penataan dilakukan guna menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan optimal bagi para pengunjung.

Sementara itu, Farhan menjelaskan bahwa renovasi Alun-alun Bandung masih terus berjalan. Ia menilai sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya belum memenuhi standar kualitas yang diharapkan sehingga perlu dilakukan perbaikan sebelum alun-alun dibuka kembali secara permanen.

Baca Juga :  Kelurahan Jatihandap Tuntaskan Proyek Jalan Lingkungan, Libatkan Partisipasi Warga

“Kenapa waktu itu saya tutup? Karena pekerjaan renovasinya kurang bagus. Saya minta diperbaiki dulu. Desainnya diperbaiki, hasil pekerjaannya juga harus diperbaiki,” katanya.

Karena alasan tersebut, Pemkot Bandung memilih untuk tidak terburu-buru membuka kembali Alun-alun Bandung. Pemerintah daerah memprioritaskan kualitas hasil renovasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat memanfaatkan fasilitas publik tersebut.

Farhan menambahkan, meskipun sempat dibuka sementara saat perayaan keberhasilan Persib Bandung yang dihadiri ribuan Bobotoh, kawasan Alun-alun Bandung kembali ditutup setelah kegiatan berakhir agar proses penyempurnaan fasilitas dapat dilanjutkan.

Baca Juga :  Wabup Sukabumi Ajak Perusahaan Perkuat Sinergi Lewat Forum CSR Acara di Gelar di Bale Pangripta Bappelitbangda

Ia menegaskan bahwa penataan Taman Tegalega dan Alun-alun Bandung merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif, aman, nyaman, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kita ingin ruang publik di Kota Bandung benar-benar menjadi milik masyarakat. Nyaman digunakan, aman, tertata, dan kalau memungkinkan bisa diakses tanpa membebani masyarakat dengan biaya masuk,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandung masih menunggu hasil evaluasi terhadap Perwal yang mengatur retribusi masuk Tegalega. Sementara itu, proses penyempurnaan Alun-alun Bandung akan terus dilakukan hingga seluruh fasilitas dinilai layak digunakan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

 

Berita Terkait

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan
Semarak 52 Tim Korpri Perangkat Daerah dan Kecamatan Berlaga di Mini Soccer 2026
Dugaan Pelecehan Siswi PKL Jadi Sorotan, Bupati Sukabumi Pastikan DP3A Turun Tangan
Dinas Perkim Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan Jembatan Leuwidinding, Untuk Pulihkan Akses Warga
Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Cikidang, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik
Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Penguatan Kebijakan Anggaran untuk Sektor Peternakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Rabu, 23 September 2026 - 21:51 WIB

Semarak 52 Tim Korpri Perangkat Daerah dan Kecamatan Berlaga di Mini Soccer 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:39 WIB

Dugaan Pelecehan Siswi PKL Jadi Sorotan, Bupati Sukabumi Pastikan DP3A Turun Tangan

Berita Terbaru

Kembang Nusa 2026 hadir di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung,

Gaya Hidup

Batik, Fashion hingga UMKM Berpadu di Kembang Nusa 2026 Bandung

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:16 WIB

error: Content is protected !!