GELIATMEDIA.COM – Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, kembali menjadi saksi kegiatan penting setelah DPD Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat menggelar seminar bertema “Membangun Spirit Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat”, Jumat (10/4/2026).
Gedung bersejarah tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis yang kuat, khususnya sebagai tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955. Hingga kini, Gedung Merdeka kerap digunakan untuk berbagai kegiatan strategis sebagai simbol perjuangan, solidaritas, dan semangat persatuan.
Seminar ini menghadirkan berbagai elemen pemuda, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran kolektif dalam memerangi praktik korupsi di daerah. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB dan Askrida.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPP Pemuda Pancasila sekaligus mantan Ketua KNPI Jawa Barat, Dian Rahadian, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan.
“Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Oleh karena itu, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam membangun integritas dan menanamkan nilai-nilai kejujuran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.
“Seminar seperti ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah. Kita harus memperkuat sinergi agar upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat berharap dapat mendorong lahirnya komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan korupsi.
Selain itu, ke depan direncanakan pembentukan sebuah badan bersama yang bertugas menampung serta memfasilitasi laporan masyarakat terkait dugaan kasus korupsi untuk kemudian diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan Jawa Barat yang bersih dari praktik korupsi.
Reporter : Mia






