GELIATMEDIA.COM – Muhammad Farhan memberikan ultimatum tegas kepada pelaksana proyek galian kabel yang saat ini marak berlangsung di sejumlah ruas jalan protokol di Bandung.
Ultimatum tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga terkait kondisi bekas galian yang belum ditutup dan dirapikan secara maksimal. Kondisi itu dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari maupun saat hujan.
Farhan menegaskan, seluruh pekerjaan penggalian beserta penutupan kembali badan jalan harus diselesaikan paling lambat 5 Maret 2026. Dengan demikian, pada 6 Maret 2026 kondisi jalan diharapkan sudah kembali normal, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.
“Tanggal 5 Maret semua harus beres. Tanggal 6 Maret sudah mulus,” ujarnya, Senin (02/03/2026).
Ia menilai, apabila persoalan tersebut tidak segera ditangani, dampaknya dapat meluas dan berpotensi menimbulkan krisis infrastruktur di tengah kota. Menurutnya, setiap proyek penggalian wajib diikuti dengan pemulihan kondisi jalan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan publik.
“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi krisis. Sekarang saja sudah menimbulkan berbagai macam masalah,” pungkasnya.***
Reporter : Mia






