GELIATMEDIA.COM – Persatuan Islam (Persis) menggelar
Ramadan Expo yang mempertemukan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor menjadi momentum penguatan ekonomi berbasis komunitas di Kota Bandung.
Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Islam (Persis) itu mendapat perhatian dari pemerintah pusat, termasuk dukungan pengembangan pasar bagi produk-produk UMKM yang dipamerkan dalam kegiatan Persis Ramadan Expo.
Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono menyatakan Pemerintah melalui Kementerian Koperasi siap membuka akses pemasaran bagi produk-produk UMKM Persis melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ferry mengungkapkan kegiatan Persis Ramadan Expo perlu terus dikembangkan dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun karena dapat menjadi ruang promosi sekaligus penguatan jaringan ekonomi bagi pelaku UMKM.
Ferry bahkan mendorong agar ke depan kegiatan Persis Ramadan Expo dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak organisasi Islam serta pelaku usaha dari berbagai daerah.
Kementerian Koperasi juga menandatangani nota kesepahaman dengan pimpinan Persis terkait pengembangan produk UMKM.
“Kerja sama itu nantinya akan ditindaklanjuti dalam bentuk kontrak bisnis agar berbagai produk yang dihasilkan oleh keluarga besar Persis dapat diproduksi dalam skala lebih besar,” ucap Ferry saat menghadiri kegiatan Persis Ramadan Expo di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (6/3/2026).
Ferry Juliantono menambahkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, produk-produk UMKM lokal dapat memiliki jalur distribusi yang lebih jelas.
“Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai etalase bagi produk-produk hasil karya pelaku UMKM,” kata Ferry.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, Jeje Zaenudin mengungkapkan produk yang dipamerkan dalam Persis Ramadan Expo cukup beragam, mulai dari makanan dan kuliner hingga produk kebutuhan rumah tangga, sabun, deterjen, kecap, serta berbagai produk olahan lainnya.
“Kualitas produk-produk yang dipamerkan sudah cukup baik dan memiliki peluang untuk bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Jeje Zaenudin.
Jeje menyebutkan dalam Persis Ramadan Expo dipamerkan lebih dari 50 jenis produk yang berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, perkebunan, kuliner, hingga produk perawatan rumah tangga dan kecantikan.
“Bahkan untuk produk perawatan kulit atau skincare saja, jumlahnya mencapai sekitar 21 jenis produk,” ungkap Jeje.
Jeje berharap melalui kegiatan Persis Ramadan Expo produk-produk UMKM dari lingkungan Persis dapat semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki peluang untuk berkembang ke pasar yang lebih besar.
“Ke depan, Persis juga menargetkan jumlah produk UMKM yang dikembangkan di lingkungannya dapat meningkat secara bertahap hingga mencapai ribuan produk,” ujar Jeje
Pantauan dilapangan ada berbagai berbagai stand produk UMKM yang dipamerkan dalam Persis Ramadan Expo 2026, menampilkan lebih dari 50 produk hasil karya pelaku usaha di lingkungan Persatuan Islam sebagai upaya memperluas promosi dan akses pasar bagi produk lokal.***
Reporter : Mia






