BNPB Percepat Pembangunan Hunian Sementara untuk Korban Bansor di Kabupaten Bener Meriah

- Admin

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana

GELIATMEDIA.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. kembali mengunjungi Kabupaten Bener Meriah untuk memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor segera rampung, khususnya bagi kategori rumah rusak berat.

Dalam keterangannya di lokasi huntara Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (13/2/2026), Suharyanto menyampaikan bahwa pembangunan huntara merupakan salah satu dari dua skema penanganan rumah rusak berat yang dijalankan pemerintah melalui BNPB.

Selain pembangunan huntara, pemerintah juga menyiapkan skema dana tunggu hunian (DTH) bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau masyarakat sekitar. Namun, di Bener Meriah, sebanyak 914 kepala keluarga (KK) akan difasilitasi dengan pembangunan huntara sesuai permohonan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah kepada BNPB.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Tanggapi Isu Penimbunan Gas Elpiji 3 Kg di Rumahnya

Keputusan tersebut juga mempertimbangkan masukan pemerintah daerah, di mana tinggal menumpang dalam jangka waktu lama dinilai memiliki tantangan tersendiri dari sisi kenyamanan maupun sosial. Oleh sebab itu, seluruh 914 KK akan menempati huntara sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) secara permanen.

BNPB menargetkan pembangunan huntara selesai pada awal bulan puasa. Khusus unit di Kampung Wonosobo, penyelesaian ditargetkan pada 17 Februari 2026. Sejumlah unit huntara di titik lain juga telah rampung dan mulai dihuni warga terdampak.

Baca Juga :  Pekerja Dapur MBG: Jaga Kebersihan, Jalankan Program dengan Sepenuh Hati

Dibandingkan tenda darurat, huntara dinilai lebih layak dan nyaman sebagai hunian transisi. Setiap unit dilengkapi kamar mandi pribadi, serta tersedia fasilitas kamar mandi komunal tambahan bagi warga.

Dari sisi dukungan logistik, Kementerian Sosial akan memberikan bantuan dana perabotan sebesar Rp3 juta untuk setiap unit huntara. Saat ini proses verifikasi dan penyelarasan data antara Kementerian Sosial dan BNPB tengah dilakukan agar bantuan segera disalurkan. Selain itu, BNPB juga menyalurkan dukungan tambahan terbatas berupa kipas angin, lemari kecil, kasur, dan kompor bagi penghuni huntara.

Huntara akan digunakan hingga pembangunan huntap selesai. Secara konstruksi, bangunan dirancang cukup kokoh untuk ditempati dalam beberapa bulan ke depan, meski pemerintah tetap mendorong percepatan pembangunan hunian tetap.

Baca Juga :  Dinas Perkim Wujudkan Hunian Aman dan Layak Bagi Warga Bencana Nyalindung

Adapun pembangunan huntap akan dilaksanakan melalui dua skema, yakni terpusat dan mandiri. Skema terpusat akan dibangun dalam satu kawasan terpadu yang mampu menampung sekitar 100 hingga 200 KK, dengan pelaksanaan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sementara skema mandiri difasilitasi BNPB sesuai pilihan lokasi dan kebutuhan masyarakat.

BNPB memastikan seluruh proses pembangunan hunian sementara dan hunian tetap dilakukan secara terkoordinasi bersama kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah, guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah.***

 

 

 

(Red)

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Dilantik Kejati Jabar, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Tim DLHK Zona 11B Bersihkan Kolam Taman Cikapundung Riverspot dari Sampah dan Bau Menyengat
Polsek Cileunyi Perketat Pengamanan di Stasiun Tegalluar Saat H+2 Lebaran
Pemkot Bandung Gelar Aksi Bersih-Bersih Kawasan Masjid Jelang Idulfitri 1447 H 2026
Polrestabes Bandung Intensifkan Patroli Polwan di Pusat Perbelanjaan Jelang Idulfitri 2026
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Sampaikan Bandung Zoo Belum Bisa Dibuka Saat Libur Lebaran
Anggota DPRD Kota Bandung Muhammad Reza Panglima Ulung Serap Aspirasi Warga Saat Reses di Kecamatan Regol
Patriot Siliwangi Sejati Gelar Bukber dan Deklarasi Pendirian Koperasi KDM di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:45 WIB

Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Dilantik Kejati Jabar, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:20 WIB

Tim DLHK Zona 11B Bersihkan Kolam Taman Cikapundung Riverspot dari Sampah dan Bau Menyengat

Senin, 23 Maret 2026 - 13:36 WIB

Polsek Cileunyi Perketat Pengamanan di Stasiun Tegalluar Saat H+2 Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:23 WIB

Pemkot Bandung Gelar Aksi Bersih-Bersih Kawasan Masjid Jelang Idulfitri 1447 H 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:47 WIB

Polrestabes Bandung Intensifkan Patroli Polwan di Pusat Perbelanjaan Jelang Idulfitri 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!