GELIATMEDIA.COM – Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU) melaksanakan aksi revitalisasi dan penanaman terumbu karang sebagai upaya pelestarian lingkungan laut sekaligus mendorong pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan di kawasan pesisir Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-2 Komunitas PENYU Tahun 2025 melalui agenda Snorkel Camp Konservasi Angkatan ke-3 dan ke-4. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Desember 2025, berlokasi di Pantai Batu Bintang, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu.
Pengawas Komunitas PENYU, Wan Wan, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan laut sejak dini, khususnya kepada generasi muda. Menurutnya, terumbu karang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.
“Melalui snorkel camp dan penanaman terumbu karang, kami ingin mengajak generasi muda mengenal ekologi kelautan secara langsung sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian wilayah pesisir,” ujar Wan Wan, Senin (22/12/2025).
Program konservasi tersebut mengusung tema “Konservasi Terumbu Karang” dan menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan komunitas lingkungan, generasi muda, pemerintah, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian alam.
Selain kegiatan transplantasi terumbu karang, rangkaian acara juga diisi dengan edukasi kelautan, aksi bersih-bersih pantai dan dasar laut, pelepasan biota laut, serta pengenalan wisata minat khusus seperti snorkeling, free diving, dan scuba diving.
Pengawas Komunitas PENYU lainnya, Apra, menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk sebagai wadah lintas elemen masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi kesejahteraan melalui perlindungan dan pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah perairan laut.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong Palabuhanratu menjadi destinasi eduwisata bahari unggulan yang edukatif, konservatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem laut.
Sementara itu, Trisa Amalia dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan konservasi yang dilakukan Komunitas PENYU. Menurutnya, potensi terumbu karang di kawasan Pantai Selatan Sukabumi sangat baik, namun belum banyak tereksplorasi.
“Kami sangat mendukung penanaman terumbu karang ini. Potensi laut Sukabumi sangat bagus dan harus dijaga bersama agar ekosistem terumbu karang tetap lestari,” ujar Trisa.
(Red)






